Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KESENIAN GUNDALA-GUNDALA DALAM RITUAL MEMANGGIL HUJAN PADA MASYARAKAT KARO SUMATERA UTARA
Pengarang
Annisa Fadilatika - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
2006102030105
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas FKIP., 2025
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Annisa Fadilatika. (2025). Kesenian Gundala-gundala Dalam Ritual Memanggil Hujan Pada Masyarakat Karo Sumatera Utara. [Skripsi. Universitas Syiah Kuala]. Dibawah bimbingan Ibu Nurlali, S.Pd., M.Pd., dan Ibu Samsuri, S.Pd., M.Ed.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesenian Gundala-gundala, khususnya dalam konteks ritual pemanggil hujan pada masyarakat Karo di Sumatera Utara. Kesenian ini merupakan salah satu kesenian tradisional yang diwariskan secara turun-temurun dan berfungsi untuk memohon turunnya hujan saat musim kemarau berkepanjangan. Melalui topeng dan Kesenian yang menggambarkan berbagai elemen alam, masyarakat Karo menyampaikan doa dan harapan kepada dewa hujan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian teknik analisis data berupa klasifikasi data, redukasi data dan deskripsi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ritual Gundala-gundala melibatkan berbagai tahap, termasuk persiapan simbolis, pemanggilan leluhur, dan pertunjukan Kesenian yang disertai alat musik tradisional. Setiap gerakan dan kostum dalam Kesenian ini memiliki makna yang mendalam terkait penghormatan terhadap alam dan leluhur. Selain sebagai ritual, kesenian ini juga berperan dalam memperkuat solidaritas sosial masyarakat Karo serta menjadi media untuk melesKeseniankan budaya tradisional yang kian terancam oleh modernisasi. Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang nilai budaya dan spiritual kesenian Gundala-gundala serta relevansinya dalam mempertahankan identitas masyarakat Karo di tengah perubahan sosial. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pengembangan dan pelestarian seni tradisional Karo, khususnya Kesenian Gundala-gundala sebagai warisan budaya yang kaya.
Kata Kunci : Kesenian Gundala-gundala, Ritual Memanggil Hujan
Annisa Fadilatika (2024). Gundala-gundala Art in the Ritual of Summoning Rain in the Karo Community of North Sumatra. Under the guidance of Mrs. Nurlali, S.Pd., M.Pd., and Mrs. Samsuri, S.Pd., M.Ed. This research aims to describe the Gundala-gundala art, especially in the context of the rain-calling ritual of the Karo community in North Sumatra. This art is a traditional dance that has been passed down from generation to generation and functions to ask for rain during the prolonged dry season. Through masks and dances depicting various natural elements, the Karo people convey prayers and hopes to the rain god. The method used in this research is a qualitative approach with a descriptive research type, with data collection techniques in the form of observation, interviews and documentation, then data analysis techniques in the form of data classification, data reduction and data description. The research results show that the Gundala-gundala ritual involves various stages, including symbolic preparations, calling on ancestors, and dance performances accompanied by traditional musical instruments. Every movement and costume in this dance has a deep meaning related to respect for nature and ancestors. Apart from being a ritual, this art also plays a role in strengthening the social solidarity of the Karo community and is a medium for preserving traditional culture which is increasingly threatened by modernization. This research provides important insights into the cultural and spiritual value of Gundala-gundala art and its relevance in maintaining the identity of the Karo people amidst social change. It is hoped that the results of this research can become a reference for the development and preservation of Karo traditional arts, especially the Gundala-gundala dance as a rich cultural heritage. Keywords: Gundala-gundala Art, Ritual of Summoning Rain
REPRESENTASI PATRIOTISME DALAM FILM GUNDALA (STUDI ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES) (M. ARIF FADILLAH, 2024)
PRARANCANGAN PABRIK FROZEN CONCENTRATE ORANGE JUICE (FCOJ) DARI JERUK SIAM MADU DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 8.064 M3/TAHUN (Erin Zasniyar, 2024)
PRARANCANGAN PABRIK FROZEN CONCENTRATE ORANGE JUICE (ECOJ) DARI JERUK SIAM MADU DE.NGAN KAPASITAS PRODUKSI 8.064 M'/TAHUN (Riski ayunda, 2025)
PEMBAGIAN HARTA WARISAN MENURUT ADAT BATAK KARO PADA PERKAWINAN CAMPURAN (Nila Safitri Br Bangun, 2023)
ANALISIS PERBANDINGAN PROFIT MARGIN PEDAGANG BESAR LAMBARO DARI KENTANG ASAL PROVINSI ACEH DAN PROVINSI SUMATERA UTARA DI KABUPATEN ACEH BESAR (Ayu Arisa, 2020)