<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="15356">
 <titleInfo>
  <title>PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KEMANGI (OCIMUM BASILICUM)  PADA AYAM BROILER YANG DITANTANG RNDENGAN ESCHERICHIA COLI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Melidya Ardiani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KEMANGI (Ocimum basilicum)  PADA AYAM BROILER YANG DITANTANG &#13;
DENGAN Escherichia coli&#13;
&#13;
ABSTRAK&#13;
	Penelitian ini bertujuan mengetahui kemampuan ekstrak daun kemangi (Ocimum basilicum) dalam menurunkan pertumbuhan bakteri E. coli pada broiler. Penelitian ini menggunakan 15 day old chick (DOC) yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan dengan 3 kali ulangan. Kelompok kontrol negatif (K0) diberikan ransum standar, kelompok kontrol positif(K1), (K2), (K3) dan (K4) diberikan ransum standar dan diinfeksikan E. coli, kemudian ditambah ekstrak daun kemangi dengan konsentrasi 2,5%, 3,5% dan 4,5% untuk kelompok K2, K3 dan K4. E. coli diinfeksi pada broiler secara oral sebanyak 0,75 X 108 CFU/ml pada hari ke 15.  Ekstrak daun kemangi diberikan sekali sehari mulai hari ke 7 sampai hari ke 34. Sampel tinja diambil dan ditebar pada media eosin methylen blue (EMB). Jumlah koloni E. coli dihitung berdasarkan koloni hijau metalik yang tumbuh pada media EMB. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis varian (ANAVA). Rata-rata jumlah E. coli setelah perlakuan K0 (5,23±0,32 X 104 CFU/ ml), K1 (227,33±6,66 X 104 CFU/ ml), K2 (14,43±3,44 X 104 CFU/ ml), K3 (2,32±0,08 X 104 CFU/ ml) dan K4 (0,27±0,06 X 104 CFU/ ml). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun kemangi berpengaruh nyata (P</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>15356</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-08-03 11:26:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-08-03 11:47:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>