Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PERBANDINGAN ANGKA KELAHIRAN SAPI LOKAL YANG MENGALAMI SINKRONISASI DENGAN METODE RNOVSYNCH DAN PROSTAGLANDIN
Pengarang
Nur Salim Berampu - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1002101030009
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini bertujuan mengetahui persentase kelahiran sapi aceh hasil induksi berahi dengan metode ovsynch dan metode PGF2?. Pada penelitian ini digunakan sepuluh ekor sapi aceh dengan criteria tidak bunting, telah lebih 90 hari pascapartus, dan sehat secara klinis. Sapi-sapi tersebut dibagi ke dalam dua kelompok. K1 disinkronisasi berahi dengan menggunakan PGF2? sebanyak 5 ml secara intramuscular, dengan pola penyuntikan ganda dengan interval 10 hari, sedangkan K2 disinkronisasi dengan menggunakan protocol ovsynch. Protokol ovsynch diawali pada hari ke-0 dengan penyuntikan GnRH. Pada hari ke-7 seluruh sapi diinjeksi dengan PGF2? (yang berisi 5 mg etiproston) dengan dosis 2 ml. Selanjutnya pada hari ke-9 diinjeksikan kembali 1 ml PGF2?. Sapi pada K1 diinseminasi 12 jam setelah memperlihatkan gejala berahidandiulang 6 jam kemudian, sedangkan sapipada K2 diinseminasi pada 24 jam setelah penyuntikan terakhir dan diulang 6 jam kemudian.Observasi berahi pada K2 dilakukan secara visual setelah penyuntikan kedua, dua kali sehari, yakni pada pukul 08.00 dan 16.00 WIB selama + 1 jam. Pemeriksaan kebuntingan dilakukan pada hari ke-90 pasca-inseminasi menggunakan metode palpasi rektal.Persentase kelahiran dihitung sebagai proporsi jumlah induk yang melahirkan dibandingkan dengan jumlah induk yang disinkronisasi berahi. Persentase kelahiran pada K1 dan K2 masing-masing sebesar 0,0% dan 60,0%. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa induksi berahi dengan metode ovsynch dapat meningkatkan persentase kelahiran padas api Aceh.
Tidak Tersedia Deskripsi
PERBANDINGAN INTENSITAS ESTRUS SAPI LOKALYANG MENGALAMI INDUKSI ESTRUS DENGAN TERAPI TUNGGAL PROSTAGLANDIN DAN TERAPI KOMBINASI PROGESTERON DAN PROSTAGLANDIN (Enita Febri Pratiwi S.KH, 2015)
HUBUNGAN LEVEL MAKROMINERAL DARAH DENGAN VISKOSITAS MUKUS SERVIKS SAPI ACEH Y ANG MENGALAMI SINKRONISASI BERAHI DENGAN PGF2? (YULLY ARTALIANI, 2018)
ANGKA KEBUNTINGAN SAPI LOKAL SETELAH DIINDUKSI DENGAN PROTOKOL OVSYNCH (Mefrianti Efendi, 2014)
PENETAPAN LAMA BERAHI BERDASARKAN KARAKTERISTIK LENDIR MUKOSA SERVIKS DENGAN ENDOSKOP INSEMINASI BUATAN BERKAMERA (DIAN MULFRISTIA, 2021)
PENGARUH PEMBERIAN GONADOTROPIN RELEASING HORMONE (GNRH) MENGIRINGI PROSTAGLANDIN F2 ALFA (PGF2?) TERHADAP PENINGKATAN LEVEL HORMON STEROID PADA SAPI ACEH BETINA (Wulan Justika, 2019)