<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="153457">
 <titleInfo>
  <title>VALIDASI DAN APLIKASI KIT ELISA KOMERSIAL UNTUK  ANALISIS METABOLIT HORMON KORTISOL SECARA NON INVASIF PADA SAPI ACEH BUNTING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sri Suci Rahmadani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Veteriner</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sapi  aceh  memiliki  performa  reproduksi  yang  baik  dan  sangat  potensial dijadikan  sebagai  sumber  bahan  pangan  bagi  masyarakat.  Oleh  karena  itu pengukuran hormon kortisol menjadi sangat penting untuk membantu manajemen pemeliharaan  dan  reproduksi  serta  memonitor  kesejahteraan  hewan.  Metode  non invasif  dalam  mengukur  metabolit  hormon  kortisol  memiliki  banyak  keuntungan dan  berpotensi  besar  untuk  diterapkan.  Metode  pengukuran  metabolit  hormon kortisol  ini  dapat  dilakukan  dengan  menggunakan  kit  kortisol  ELISA  komersial (EIA-1887,  DRG  Instruments  GmbH,  Germany).  Namun,  validasi  terhadap  kit ELISA  ini  diperlukan,  mencakup  validasi  analitik  melalui  uji  parallelism,  uji akurasi,  uji  presisi  dan  uji  validasi  biologis.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk mengetahui  validitas  kit  kortisol  ELISA  komersial  (EIA-1887)  dalam  mengukur konsentrasi  metabolit  hormon  kortisol  pada  sapi  aceh,  mengetahui  profil  dan konsentrasi  metabolit  hormon  kortisol  sebelum  dan  setelah  IB  pada  sapi  aceh bunting dan tidak bunting serta mengetahui konsentrasi metabolit hormon kortisol pada  sapi  aceh  bunting  selama  trimester  pertama,  kedua  dan  ketiga.  Data konsentrasi  metabolit  hormon  kortisol  pada  sapi  aceh  bunting  dan  tidak  bunting dianalisis  menggunakan  uji  Mann–Whitney  U  Test  untuk  mengidentifikasi perbedaan signifikan antara  kedua kelompok sapi. Konsentrasi metabolit kortisol pada  sapi  aceh  bunting  di  setiap  trimester  dianalisis  dengan  statistik  deskriptif untuk  memberikan  gambaran  secara  umum  kemudian  dilanjutkan  dengan  uji ANOVA untuk mengetahui perbedaan signifikan antara trimester tersebut. Uji ini dilanjutkan  dengan  uji  Duncan's  Multiple  Range  Test  (DMRT)  yang  bertujuan untuk  menentukan  pasangan  data  dengan  perbedaan  signifikan.  Hasil  penelitian menunjukkan,  uji  parallelism  membuktikan  bahwa  kurva  sampel  (sapi  bunting dan tidak bunting) sejajar dengan kurva standar kortisol, uji akurasi (% recovery) menghasilkan nilai sebesar 98,48±6,78% yang menunjukkan tingkat akurasi yang tinggi,  validasi  biologis  menunjukkan  konsentrasi  metabolit  kortisol  meningkat pada  trimester  akhir  kebuntingan.  Konsentrasi  metabolit  hormon  kortisol  pada sapi  bunting  dan  tidak  bunting  berbeda  secara  signifikan  (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>153457</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-15 17:49:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-16 09:18:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>