<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="153435">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KESEHATAN MENTAL PADA REMAJA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MISBAHUL MUNA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Masa remaja merupakan periode yang rentan terhadap masalah kesehatan mental karena mengalami perubahan hormon, fisik dan aspek psikososial. Perubahan dan permasalahan pada masa remaja jika tidak dikelola dengan baik dapat memicu terjadinya masalah gangguan mental dan emosional pada remaja. Salah satu strategi yang dapat diterapkan untuk mencegah atau mengurangi resiko masalah kesehatan mental yaitu dengan melakukan aktivitas fisik secara teratur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan kesehatan mental pada remaja di Sekolah Menengah Atas Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan desain penelitian cross-sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X di Sekolah Menengah Atas Negeri 9 Banda Aceh dan sampel dalam penelitian berjumlah 154 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Physical Activity Questionnare for Adolescents (PAQ-A) dan Mental Health Continuum-Short Form (MHC-SF). Analisa data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang siginifikan antara aktivitas fisik dengan kesehatan mental remaja dengan nilai p-value= 0,000. Diharapkan kepada remaja dapat lebih aktif dalam melakukan aktivitas fisik agar kesehatan mental tetap terjaga. Selain itu, dukungan dari orangtua dan sekolah dalam menyediakan lingkungan yang mendorong aktivitas fisik juga diperlukan untuk meningkatkan kesehatan mental remaja.&#13;
Kata kunci         : Aktivitas Fisik, Kesehatan Mental, Remaja&#13;
Daftar bacaan  : 19 Buku, 69 Artikel Jurnal, 1 Skripsi, 1 Website (2002-2024)&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>153435</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-15 16:49:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-16 08:52:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>