<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="153423">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KESESUAIAN KUALITAS AIR IRIGASI MENGGUNAKAN METODE SAR (SODIUM ADSORPTION RATIO) PADA SALURAN COT GOT  D.I KRUENG ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RIFA AMANDA RAIHAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Air memiliki peran vital bagi kehidupan dan digunakan dalam berbagai kebutuhan &#13;
seperti konsumsi, transportasi, serta irigasi. Sumber air permukaan menjadi andalan utama &#13;
irigasi, terutama saat musim kemarau. Namun, kualitasnya semakin menurun akibat &#13;
pencemaran dari pupuk berlebih dan bahan organik, yang menyebabkan eutrofikasi dan &#13;
merusak ekosistem. Penurunan kualitas ini berdampak pada hasil pertanian dan kesuburan &#13;
tanah. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk mengevaluasi kesesuaian kualitas air pada &#13;
saluran sekunder dan drainase Cot Got Daerah Irigasi (D.I) Krueng Aceh menggunakan &#13;
metode SAR (Sodium Adsorption Ratio). Metode ini digunakan untuk menilai kualitas air &#13;
irigasi berdasarkan kandungan Natrium (Na2+), Kalsium (Ca2+), dan Magnesium (Mg22+). &#13;
Selain itu, parameter pH dan Daya Hantar Listrik (DHL) juga aspek penting dalam &#13;
menentukan kesesuaian kualitas air irigasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis &#13;
kesesuaian kualitas air irigasi bagi tanaman padi di lahan persawahan yang dialiri oleh &#13;
saluran sekunder dan drainase Cot Got D.I Krueng Aceh. &#13;
Penelitian ini dilakukan di saluran sekunder dan drainase Cot Got D.I Krueng Aceh &#13;
Kabupaten Aceh Besar Provinsi Aceh pada periode November 2024 hingga Februari 2025. &#13;
Sampel utama yang digunakan adalah air irigasi. Metode penelitian bersifat kuantitatif &#13;
dengan analisis laboratorium. Pengambilan sampel air mengikuti Standar Nasional &#13;
Indonesia (SNI) 06-2412-1991 mengenai Metode Pengambilan Contoh Kualitas Air. &#13;
Selanjutnya, sampel yang telah dikumpulkan dianalisis di Laboratorium Teknik Pengujian &#13;
Kualitas Lingkungan Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Syiah &#13;
Kuala, serta di Balai Standardisasi dan Jasa Industri Banda Aceh untuk memperoleh data &#13;
sesuai dengan parameter yang telah ditentukan dalam penelitian ini. &#13;
Berdasarkan analisis kualitas air yang dan perhitungan dengan metode SAR (Sodium &#13;
Adsorption Ratio) didapatkan bahwasanya hasil dari penelitian ini dari pengujian keempat &#13;
sampel berkisar antara 0,5432 – 1,1608 meq/l, menunjukkan kualitas air yang sangat baik &#13;
untuk pertanian tanpa dampak negatif bagi tanaman. Dengan nilai yang didapatkan tersebut &#13;
hasil dari pengukuran nilai Sodium Adsorption Ratio tergolong dalam standar FAO (1976) &#13;
dengan nilai klasifikasi air yang sangat bagus. Serta sesuai dengan ketentuan dalam &#13;
Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan &#13;
Pengelolaan Lingkungan Hidup. Berdasarkan hasil analisis kualitas air dari parameter pH &#13;
yang dilakukan di laboratorium yaitu pada air saluran sekunder dan drainase, didapatkan &#13;
hasil air dengan nilai &gt;7 dengan bersifat sedikit basa. Dan tidak ada perbedaan signifikan &#13;
dalam kualitas air antara air masuk dan keluar, semunya tergolong baik. Berdasarkan hasil &#13;
pengujian kualitas air parameter DHL (Daya Hantar Listrik) yang dilakukan di laboratorium &#13;
pada air saluran sekunder dan drainase, dari hasil tersebut nilai DHL pada setiap sampel &#13;
konsisten pada nilai klasifikasi yang sangat baik. Secara keseluruhan mengenai hasil &#13;
pengujian tersebut semuanya tergolong air yang sesuai untuk penggunaan disektor pertanian.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>153423</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-15 16:27:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-16 08:22:51</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>