<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="153397">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI TINGKAT KERUSAKAN  TEKNIS  LAHAN PERTANIAN  DAN UPAYA REHABILITASI AKIBAT DAMPAK TSUNAMI DI KECAMATAN LHOONG KABUPATEN  ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Alfian Rusdy</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>prog. studi magister pertanian</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini  bertujuan untuk  mengevaluasi tingkat  kerusakan lahan akibat   tsunami  dan  upaya   rehabilitasinya di  Kecamatan Lhoong    kabupaten   Aeeh  Besar setelah   dua   tahun  terjadi tsunami.  Penelitian  ini  dilakukan dengan menggunakan  metoda survai (diskriptif) yaitu  melalu pengamatan ke  lapangan dan  analisis contoh tanah dan air  di  laboratorium.   Teknik  pengambilan sampel  tanah dilakukan secara perposif,  yaitu  pada beberapa desa/wilayah yang  lahan  pertaniannya terkena   dampak   tsunami  di   kecamatan    Lhoong   kabupaten  Aceh   Besar.   Selanjutnya  upaya rehabilitasi yang direkomendasila dengan membandingkan sebagaimana yang dilakukn oleh  FAO (2005). Evaluasi  kerusaka lahan dilakukan dengan   menggunakan prosedur dari FAO (2005) yang didasark.an pada indikator kerusakan lahan akibat  tsunami yang terdiri dari : salinitas, erosi,  keadaan sampah dan lumpur pada permukaan lahan, genangan air dan infiltrasi /drainase&#13;
           Hasil  Evaluasi dinyatakan dalam tiga  kelas kerusakan yaitu ringan, sedang dan beret. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian  besar lahan mempunyai  sedimen dengan ketebalan 6. 30 cm  setelah 2 tabun pask tsunami.  Lahan  pada areal persawahan dengan  ketebalan lebih dari S cm  ada   710  heltar yang tersebar di desa Blangme Tunong, Gle  Bruek dan Jantang kecamatan  Lhoong.  Masalah  salinitas tanah  dan air saat  ini   kondisinya telah jauh menurun      Nilai DHL  berada antara  0,05-2,8 dS  m' dan  persentase natrium tertukr (ESP) &lt; 15%.   Kondisi  ini  dianggap tidak lagi  membatasi  pertumbuhan  terutama tanaman  padi  dan palawija,  oleh karena  itu  strategi  rehabilitasi lahan hanya  dipertimbangkan  kepada  dua  hal  yaitu      I)  ketebalan sediment  + endapan pasir  t sampah tsunami dan 2)  kondisi drainase lahan&#13;
&#13;
Kata  kunci :   Sedimen, karakteristik lahan, salinitas tanah dan air&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>153397</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-15 16:03:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-15 16:03:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>