EVALUASI KESEGARAN JASMANI KESEHATAN PADA ANGGOTA SATUAN SAMAPTA DAN SATUAN RESKRIM POLRES ACEH JAYA TAHUN 2024 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

EVALUASI KESEGARAN JASMANI KESEHATAN PADA ANGGOTA SATUAN SAMAPTA DAN SATUAN RESKRIM POLRES ACEH JAYA TAHUN 2024


Pengarang

SALMAN ALFARADY - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Sukardi Putra - 196404101992031001 - Dosen Pembimbing I
Mansur - 196911261994031001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1906104020068

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (S1) / PDDIKTI : 85201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas FKIP., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Abdul Robbi Fartino (2024). Evaluasi Kesegaran Jasmani Kesehatan pada Anggota Satuan Samapta dan Satuan Reskrim Polres Aceh Jaya Tahun 2024
Kesegaran jasmani merupakan aspek fisik dari kesegaran yang menyeluruh, yang memberi kesanggupan kepada seseorang untuk menjalankan hidup produktif, dan dapat menyesuaikan diri pada tiap pembebanan fisik yang layak. Kesegaran jasmani yang berhubungan dengan kesehatan (health related fitness) yaitu daya tahan jantungparu, daya tahan otot, kekuatan otot, kelentukan, dan komposisi tubuh. Tujuan penelitian ini adalah Untuk Mengetahui Tingkat Kesegaran Jasmani Kesehatan pada Anggota Satuan Samapta dan Satuan Reskrim Polres Aceh Jaya Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif yang melihat fenomena yang terjadi dalam masyarakat. Populasi penelitian sebesar 201 orang anggota reskrim dan samapta dan teknik penetapan sampel diambil 10% dari jumlah populasi, sehingga jumlah sampel sebesar 20 orang yang merupakan anggota samapta dan satuan Reskrim Polres Aceh Jaya tahun 2024. Teknik pengumpulan data melalui tes lapangan yaitu tes kesegaran jasmani kesehatan dengan mengukur kemampuan; (1) lari 12 menit, (2) Kekuatan otot lengan (push- up) selama 60 detik, (3) Daya Tahan Otot Perut (Sit up) selama 60 detik, (4) Kelentukan sit and reach, (5) Komposisi tubuh (BMI/TB & BB). Teknis analisis yang digunakan melalui analisis kuantitatif yaitu perhitungan rata-rata dan persentase sesuai kategori Tingkat kebugaran jasmani kesehatan. Hasil penelitian pengukuran tingkat kesegaran jasmani kesehatan anggota Samapta dan Satuan Reskrim Polres Aceh Jaya bahwa 24% berada pada kategori baik sekali, 34% berada pada kategori baik, 34% pada kategori cukup dan 5% pada kategori kurang serta 4% pada kategori sangat kurang. Berdasarkan data tersebut, lebih dari setengah atau 58% tingkat kesegaran jasmani anggota samapta dan satuan reskrim berada diatas rata-rata (cukup) atau berada pada kategori baik sekali dan baik. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tingkat kesegaran jasmani kesehatan anggota Polres Aceh Jaya rata-rata sudah berada pada kategori di atas cukup dan masih perlu ditingkatkan kearah yang lebih baik untuk semua anggota samapta danreskrim, sehingga tidak ada lagi anggota yang Tingkat kesegaran jasmani kesehatannya dibawah baik.
Kata kunci: Evaluasi dan Kesegaran Jasmani Kesehatan

ABSTRACT Abdul Robbi Fartino (2024). Evaluation of Physical Fitness and Health in Members of the Samapta Unit and the Criminal Investigation Unit of the Aceh Jaya Police in 2024 Physical fitness is a physical aspect of overall fitness, which gives a person the ability to live a productive life, and can adapt to every appropriate physical load. Physical fitness related to health (health related fitness) is cardiopulmonary endurance, muscle endurance, muscle strength, flexibility, and body composition. The purpose of this study is to determine the level of physical fitness and health in members of the Samapta Unit and the Criminal Investigation Unit of the Aceh Jaya Police in 2024. This study uses a quantitative approach with a descriptive research type that looks at phenomena that occur in society. The population of the study was 201 members of the Criminal Investigation Unit and Samapta and the sampling technique was taken 10% of the population, so that the number of samples was 20 people who were members of Samapta and the Aceh Jaya Police Criminal Investigation Unit in 2024. The data collection technique was through field tests, namely health physical fitness tests by measuring abilities; (1) running 12 minutes, (2) Arm muscle strength (push-ups) for 60 seconds, (3) Abdominal Muscle Endurance (Sit ups) for 60 seconds, (4) Sit and reach flexibility, (5) Body composition (BMI / TB & BB). The analysis technique used was through quantitative analysis, namely calculating the average and percentage according to the category of health physical fitness level. The results of the study on measuring the level of health physical fitness of members of Samapta and the Aceh Jaya Police Criminal Investigation Unit were that 24% were in the very good category, 34% were in the good category, 34% were in the sufficient category and 5% were in the less category and 4% were in the very less category. Based on the data, more than half or 58% of the physical fitness level of members of the samapta and criminal investigation units is above average (sufficient) or is in the category of very good and good. Based on these results, it can be concluded that the level of physical fitness of the health of members of the Aceh Jaya Police is on average in the category above sufficient and still needs to be improved towards a better direction for all members of samapta and criminal investigation units, so that there are no more members whose physical fitness level is below good. Keywords: Evaluation and Physical Fitness Health

Citation



    SERVICES DESK