<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="153357">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENDAPATAN  PEDAGANG  KAKI LIMA DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ery Jayanti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Megister Ilmu Ekonomi</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Masalah pedagang kaki lima  merupakan masalah penting bagi  pemerintah dan  masyarak.at berkaitan dengan usaha  ekonomi rakyat  dan sektor informal dan  masalah ketertiban kota. Melihat kenyataan  ini  maka tujuan  penulis melakukan penelitian ini adalah  untuk melihat faktor apa  yang  mempengaruhi pendapatan  pedagang kaki  lima dan  ingin mehihat tingkat kesejahteraan  pedagang kaki  lima&#13;
          Data yang digunakan merupakan  data primer, hasil  survey lapangan 2007 dan data  sekunder dari  Dinas Pasar  Kota Banda  Aceh dan Data BPS.   Model  analisis dengan  menggunakan metode regresi linier berganda, untuk melihat  ketergantungan kedua variabel dengan metode OLS  menggunakan peralatan SPSS,&#13;
          Hasil   analisa secara   parsial  menunjukkan bahwa antara modal, lama usaha,  letak  usaha  dan jam  kerja mempengaruhi pendapatan pedagang kaki   lima dengan R­ Square  ( R'= 0,5609), pada tingkat keyakinan 5 persen,  sedangkan 43,91  persen dipengaruhi oleh   faktor  lain. Tingkat  hidup pedagang kaki  lima masih  berada di bawah garis kemiskinan.&#13;
&#13;
          Berdasarkan  hasil   analisa,  maka  dalam  rangka  meningkatkan  pendapatan pedagang  kaki  lima  harus  dilakukan upaya  mendorong dan memfasilitasi  usaha  pedagang kaki  lima  dengan cara : (i) Pemberian bantuan modal  usaha  secara  cuma­ cuma ataupun kredit  usaha  dengan bunga rendah. (ii) Penyediaan tempat atau   lokasi usaha yang layak. (iii)  Pengaturan tata   ruang khusus perdagangan yang tertib   dan aman.  (iv)   Tersedianya   koperasi    simpan  pinjam   untuk  pedagang  kaki   lima (v)  Pembatasan jumlah anggota  keluarga  yang   menjadi  tanggungan pedagang kaki  lima.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>153357</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-15 15:03:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-15 15:03:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>