DAMPAK KEBLJAKAN PAJAK EKSPOR TERHADAP PERDAGANGAN MINYAK SAWIT INDONESIA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

DAMPAK KEBLJAKAN PAJAK EKSPOR TERHADAP PERDAGANGAN MINYAK SAWIT INDONESIA


Pengarang

Akmal Huda Nasution - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0592010003

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ilmu Ekonomi (S2) / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Magister Ilmu Ekonomi., 2008

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mrempengaruhi volume ekspor (VE) variabel terikat dengan variabel bebas ; produksi minyak sawit (PR), harga CPO dalam negeri (CPOI), harga CPdunia (CPOW), nilai tukar (ER), dan pajak ekspor (PE). Penelitian ini juga bertujuan untuk melihat efektifitas pajaekspr dengan melihat pengaruhnya terhadap produksi, harga CPO dalam negeri , dan volume ekspor.
Data yang dggunakan dalam penelitian ini menggunakan data sekunder dan pengolahan data dengan analilsis kuantitatif. Untuk menganalisir faktor yang mempengaruhi volume ekspor digunakan model regresi berganda dengan estimasi model OLS.
Hasil regresi yang diperoleh menununjukkan bahwa PR . CPOI berkorelasi positif secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan VE, dengan koefisien variabel masing-masing 0,863 dan 279, 910. Sedagkan nilai tukar dan pajak ekspor secara signifikan berkorelasi negatif terhadop VE, dengan koefisien masing-masing sebesar -1.620. 602 dan -211,789. Harga CPO dunia berikorelasi positif namun tidak berpengaruh sacara signifikan terhadap VE. Hasil regresi dalam melihat dampak PE terhaadp PR, CPOI, dan VE berkorelasi negatif dan signifikan, dengan koefisien variabel masing - masing sebesar -10. 181. 140 ; -3691, 645 ; dan -9.549.
Peningkatan PE CPO akan berdampak pada penurunan pangsa ekspor akibat menurunnya daya saing industri, penurunan harga TBS pemiskinan petani dan terhambatnya upaya peningkatan produktivitas lahan sawit. Pengembangan industri hilir melalui instrumen peninkatan PE tidak akan efektif tanpa dibarengi dengan pengembangan insfrastruktur dan insentif investasi, serta dapat mengancam terjadinya involusi industri hulu, menciutnya kesempatan kerja dan penerima negara.

Kata Kunci : Volume Ekspor, Pajak Ekspor

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK