<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="153341">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS SOSIOLOGIS TERHADAP KEKERASAN RUMAH TANGGA DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Risnizal Syaula</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FISIPOL</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Judul: Analisis Sosiologis Terhadap Kekerasan Dalam Rumah Tangga Di Kota Banda Aceh&#13;
Kekerasan dalam rumah tangga antara lain disebabkan karena adanya pandangan dari sebagian masyarakat bahwa perempuan adalah makhluk yang lebih rendah dibandingkan dengan laki-laki yang mempunyai kedudukan yang lebih tinggi. Provinsi Aceh pun tak luput dari kasus kekerasan terhadap perempuan selama beberapa tahun terakhir, Kota Banda Aceh memiliki kasus tertinggi kedua di provinsi Aceh setelah Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji analisa sosiologis terhadap kekerasan dalam rumah tangga di Kota Banda Aceh dan  penyebab kekerasan dalam rumah tangga di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi literatur terhadap perempuan yang mengalami kekerasan rumah tangga serta pakar terkait.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan dalam rumah tangga di Kota Banda Aceh yang dimiliki oleh perempuan usia muda korban kekerasan dalam rumah tangga menunjukkan sikap penerimaan diri yang baik. Hal ini karena munculnya kesadaran diri bahwa mereka berharga dan harus tetap melanjutkan hidup dengan tanggung jawab untuk membesarkan anak-anaknya. Penerimaan diri yang baik menunjukkan bahwa perempuan yang berdampak KDRT mampu berdamai dengan dirinya sendiri dan kondisi setelah mengalami kekerasan dalam rumah tangga, dan merasa mampu mengatasi permasalahan yang dihadapi.&#13;
Penelitian ini menyimpulkan bahwa pasca mengalami KDRT, korban sudah memaafkan peristiwa yang dialami, hal tersebut agar dapat merasa aman dan melanjutkan hidup tanpa menyimpan rasa dendam atau perasaan marah terhadap mantan suami. Oleh karena itu, diperlukan upaya sistematis untuk memberdayakan perempuan, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang sistem perlindungan hukum yang efektif bagi korban kekerasan. Reformasi sosial yang inklusif diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan ini.&#13;
Kata Kunci: Analisis Sosiologi, KDRT, Perempuan .&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>153341</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-15 14:52:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-15 15:24:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>