Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
GAMBARAN PELAKSANAAN CARING KEPERAWATAN PADA PASIEN DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD MEURAXA BANDA ACEH
Pengarang
LIZA ANANDA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Hilman Syarif - 198111282010121001 - Dosen Pembimbing I
Irfanita Nurhidayah - 198805212019032016 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
2112101010065
Fakultas & Prodi
Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Keperawatan., 2025
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Pelaksanaan caring dalam pelayanan keperawatan berperan penting dalam meningkatkan kualitas asuhan dan kepuasan pasien. Namun, beberapa penelitian terdahulu menunjukkan bahwa penerapan caring di Instalasi Gawat Darurat masih menghadapi berbagai kendala, seperti kurangnya komunikasi yang efektif, perhatian yang kurang optimal terhadap pasien, serta lingkungan pelayanan yang belum sepenuhnya mendukung kenyamanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan caring keperawatan pada pasien di Instalasi Gawat Darurat RSUD Meuraxa Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif, melibatkan 344 responden dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner Gadar Caring Scale (GCS-46), yang terdiri dari tiga aspek utama, yaitu perilaku caring, lingkungan caring, dan administrasi caring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien (87,2%) menilai pelaksanaan caring keperawatan di IGD RSUD Meuraxa dalam kategori baik, dengan aspek perilaku caring sebesar 95,1%, lingkungan caring sebesar 83,1%, dan administrasi caring sebesar 87,5%. Hal ini mengindikasikan bahwa sebagian besar perawat telah menerapkan prinsip caring dalam pelayanan keperawatan, terutama dalam hal interaksi dengan pasien, kebersihan lingkungan, serta administrasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa tingkat pelaksanaan caring keperawatan di IGD RSUD Meuraxa Banda Aceh tergolong baik, meskipun masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, seperti kejelasan informasi kondisi pasien, informasi mengenai tindakan yang diberikan kepada pasien dan waktu tunggu pelayanan. Oleh karena itu, disarankan agar rumah sakit terus meningkatkan pelatihan bagi perawat dalam aspek komunikasi terapeutik dan manajemen pelayanan untuk memastikan kepuasan dan kenyamanan pasien tetap optimal.
The implementation of caring in nursing services played a crucial role in improving the quality of care and patient satisfaction. However, previous studies indicated that the application of caring in the Emergency Department still faced various challenges, such as ineffective communication, suboptimal attention to patients, and an environment that did not fully support patient comfort. This study aimed to describe the nursing caring practices for patients in the Emergency Department of Meuraxa Public Hospital Banda Aceh. A quantitative descriptive research design was employed, involving 344 respondents selected through purposive sampling based on inclusion criteria. Data were collected using the Gadar Caring Scale (GCS-46) questionnaire, which comprised three main aspects: caring behavior, caring environment, and caring administration. The findings revealed that the majority of patients (87.2%) perceived the implementation of nursing caring practices in the ED as good, with caring behavior rated at 95.1%, caring environment at 83.1%, and caring administration at 87.5%. These results indicated that most nurses had applied the principles of caring in their nursing services, particularly in patient interaction, environmental cleanliness, and administrative procedures. The study concluded that the level of nursing caring practices in the ED of Meuraxa Public Hospital Banda Aceh was generally good, although certain aspects required improvement, such as providing clearer information about patients' conditions, explanations regarding the procedures performed, and reducing service waiting times. Therefore, it was recommended that the hospital continue to enhance training for nurses in therapeutic communication and service management to ensure optimal patient satisfaction and comfort.
TINGKAT KECEMASAN PASIEN TRIAGE KUNING DAN HIJAU DI INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MEURAXA BANDA ACEH (INDIMEILIA, 2021)
GAMBARAN PENDOKUMENTASIAN PROSES KEPERAWATAN DI INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD) RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MEURAXA KOTA BANDA ACEH (RAIHAN ASTUTI, 2021)
TINGKAT BURNOUT PERAWAT INSTALASI GAWAT DARURAT DI RSUD MEURAXA BANDA ACEH (JIHAN ARIFAH, 2025)
KEMAMPUAN PERAWAT TERHADAP PENGGUNAAAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PELAYANAN KEPERAWATAN GAWAT DARURAT DI RSUD MEURAXA BANDA ACEH (ARITA YUDA KATIARA RIZKI, 2025)
TINJAUAN PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG PERILAKU CARING DALAM MEMBERIKAN ASUHAN KEPERAWATAN KEPADA PASIEN DI INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDLN BANDA ACEH 2010 (Heriyandi, 2022)