<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="153199">
 <titleInfo>
  <title>ISOLASI ESCHERICHIA COLI PATOGEN PADA ORANGUTAN SUMATRA (PONGO ABELII) LIAR DI STASIUN PENELITIAN SORAYA, KOTA SUBUSSALAM, ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Berdiano Meiza</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ISOLASI Escherichia coli PATOGEN pada ORANGUTAN SUMATERA (Pongo abelii) LIAR DI STASIUN&#13;
PENELITIAN SORAYA, KOTA&#13;
SUBUSSALAM, ACEH&#13;
&#13;
&#13;
ABSTRAK&#13;
&#13;
 	Orangutan merupakan salah satu primata yang saat ini paling terancam keberadaannya di dunia. Salah satu ancaman terhadap populasi orangutan sumatera adalah penyakit. Gangguan saluran pencernaan merupakan masalah yang paling sering ditemukan pada orangutan, yang disebabkan oleh bakteri enteropatogen seperti Shigella, Escherichia coli, dan Salmonella.Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi cemaran bakteri Escherichia coli patogen pada dua individu orangutan Sumatera (Pongo abelii) liar menggunakan metode Congo Red Agar (CRA). Metode CRA merupakan salah satu teknik isolasi E. coli patogen yang dianggap cukup mudah, stabil, dan menghasilkan fenotipe yang mudah dikenali. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif dalam bentuk gambar. Hasil isolasi E. coli pada sampel orangutan liar, Pasto dan Paula, di media Congo Red Agar setelah diinkubasi selama 24 jam, 48 jam, dan 72 jam menunjukkan hasil yang sama, yaitu terbentuknya koloni berwarna putih pucat keabu-abuan yang diamati secara makroskopis. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa isolasi E. coli dari sampel orangutan liar Pasto dan Paula tidak menunjukkan pertumbuhan E. coli patogen. Bakteri yang tumbuh merupakan E. coli nonpatogen, sebagaimana ditunjukkan oleh intensitas warna yang terbentuk pada media Congo Red Agar, yang bereaksi negatif atau tidak mengalami pengikatan warna Congo Red (CR-).&#13;
&#13;
Kata kunci: Congo Red Agar, E. coli patogen, Orangutan Sumatera (Pongo abelii) liar&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>153199</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-15 10:42:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-15 11:53:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>