HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP TINDAKAN PENCEGAHAN GOUT ARTRITIS BERULANG DI RSUSD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP TINDAKAN PENCEGAHAN GOUT ARTRITIS BERULANG DI RSUSD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH


Pengarang

Isty Fakhrunnisa - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1107101010216

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Penyakit gout artritis merupakan istilah yang dipakai untuk sekelompok gangguan metabolik yang ditandai dengan meningkatnya konsentrasi asam urat. Pengetahuan merupakan hasil “tahu”, dan ini terjadi setelah orang melakukan pengindraan terhadap objek tertentu. Pengetahuan (kognitif) merupakan domain yang sangat penting untuk terbentuknya tindakan seseorang (overtbehavior). Telah diketahui bahwa gout atrhitis berada pada tingkat prevelensi yang tinggi, hal ini bisa disebabkan oleh rendahnya tingkat pengetahuan yang dimiliki oleh masing – masing individu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan tindakan pencegahan terjadinya gout atrithis berulang. Penelitian ini merupakan penelitian survey observasional. Subjek penelitian adalah pasien yang berkunjung di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Pengambilan sampel diambil secara Non Probability Sampling yaitu dengan metode accidental sampling sebanyak 33 orang. Mulai dari April 2015 sampai dengan Juni 2015. Pengambilan sampel diambil dengan menggunakan kuisoner. Hasil penelitian ini di dapatkan gambaran karakteristik responden dari segi tingkat pengetahuan yang baik sebanyak (27,3%), sedang (48,5%), dan buruk (24,2%). Tindakan pencegahan yang baik (60,6%), dan yang buruk (39,4%). Hasil yang didapat adalah terdapatnya hubungan antara tingkat pengetahuan dan tindakan pencegahan terjadinya gout atrithis berulang dengan P-value sebesar 0,01
Kata Kunci : Gout artritis, Pengetahuan, Pencegahan


ABSTRACT
Gout arthritis is a term applied to a group of metabolic disorders characterized by increased concentrations of uric acid. Knowledge is the result of "know", and this occurred after people perform sensing on a particular object. Knowledge (cognitive) domain is very important for making decision (overtbehavior). It is known that prevalence gout atrhitis at high levels, it can becaused by a low level of knowledge possessed by each individual. The purpose of this study was to determine the relationship between the level of knowledge and action atrithis recurring gout prevention. This Study is observational survey. Subjects were patients who visited in hospital dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Results of this study found that respondent characteristics in terms of the level of knowledge that consists of both as much as (27.3%), moderate (48.5%), and poor (24.2%), good preventive measures (60.6%) and less (39.4%), sample were taken by Non-Probability sampling is by accidental sampling method with 33 sample. Starting from April 2015 to June 2015. Samples were taken by using a questionnaire. The result of this Study is there is relationship between the level of knowledge and action prevention of recurrent gout athritis with P-value 0,01
Key word : Gout athritis, Knowledge, Prevention


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK