<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="153129">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH MIKROORGANISME PELARUT FOSFAT TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN, KANDUNGAN HARA P DI RHIZOSFER, DAN KANDUNGAN HARA P DI DAUN KOPI ARABIKA (COFFEA ARABICA) DI ANDISOL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Jenarwita</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas pertanian Ilmu Tanah</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>RINGKASAN&#13;
Kabupaten BenerMeriah merupakan daerah penghasil kopi Arabika dengan luas tanam&#13;
pada tahun 2021 yaitu 47.273 ha dengan produksi 613 kg ha-1. Luas tanam pada tahun&#13;
2023 sekitar 34.52 ha dengan produksi 720 kg ha-1 produksi kopi tahun 2021 dan 2023&#13;
yaitu berkisar 600-700 kg ha-1 (DPKBM, 2023). Produksi ini masih tergolong rendah&#13;
dibandingkan dengan produksi nasional yang berkisar 1.500 kg ha-1. Hal ini disebabkan&#13;
karena kurangnya luas perkebunan kopi akibat pergantian tanaman kopi yang kurang&#13;
produktif dengan tanaman kopi yang baru. Penurunan produksi tanaman kopi juga di&#13;
sebabkan karena rendahnya ketersediaan unsurhara fosfor (P).&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian mikroorganisme&#13;
pelarut fosfat terhadap pertumbuhan tanaman kopi Arabika, mengetahui kandungan hara P&#13;
di rhizosfer dan pemberian mikroorganisme pelarut fosfat terhadap kandungan hara P di&#13;
daun kopi Arabika (Coffea arabica) di Andisol. Penelitian ini diharapkan dapat&#13;
memberikan informasi dan menambahkan kajian ilmu tentang potensi mikroorganisme&#13;
pelarut fosfat terhadap pertumbuhan tanaman kopi Arabika, kandungan hara P di rhizosfer&#13;
dan kandungan hara P di daun kopi Arabika (Coffea arabica) di Andisol. Penelitian ini&#13;
menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial. Penelitian&#13;
dilakukan dengan 4 perlakuan (termasuk kontrol) dan 5 ulangan sehingga terdapat 20&#13;
satuan perlakuan (masing-masing setiap perlakuan terdiri dari 3 tanaman kopi), sehingga&#13;
terdapat 60 satuan tanaman kopi yang diberi perlakuan. Perlakuan yang digunakan yaitu&#13;
P0 , P1, P2 dan P3. Data pengamatan di olahmenggunakan analisis ragam(ANOVA).&#13;
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian mikroorganisme pelarut fosfat&#13;
berpengaruh tidak nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman kopi Arabika, berpengaruh&#13;
tidak nyata terhadap diameter batang, berpengaruh tidak nyata terhadap P-tersedia di&#13;
rhizosfer, dan berpengaruh nyata terhadap kandungan kadar hara P di daun dan&#13;
meningkatkan tinggi kadar hara P di daun kopi Arabika.&#13;
Kata kunci: Kopi Arabika, Mikroorganisme Pelarut Fosfat, Andisol</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>153129</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-14 22:10:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-15 11:08:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>