<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="153113">
 <titleInfo>
  <title>KEPENTINGAN ELIT DALAM KONFLIK TAPAL BATAS ANTARA GAMPONG FAJAR HARAPAN DAN GAMPONG UJUNG PADANG ASAHAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD RIZKY AWI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas  Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>&quot;Kepentingan Elit dalam Konflik Tapal Batas antara Gampong Fajar Harapan dan Gampong Ujung Padang Asahan&quot; dilatar belakangi oleh permasalahan penetapan tapal batas gampong yang tak kujung selesai hingga menimbulkan beberapa konflik. Konflik ini melibatkan berbagai pihak dengan kepentingan yang berbeda, di mana elit gampong berperan penting dalam mempengaruhi dinamika dan resolusi konflik Penelitian ini bertujuan Untuk menganalisis kepentingan Elit Politik Partai Aceh dalam konflik tapal batas antara gampong Fajar Harapan dan gampong Ujung Padang Asahan dan Untuk mengidentifikasi upaya Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan dalam menyelesaikan konflik tapal batas antara gampong Fajar Harapan dan gampong Ujung Padang Asahan. Penelitian ini menggunakan teori konflik Ralf Dahrendrof, dan konsep peran pemerintahan. Jenis penelitian ini kualitatif menggunakan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa elit politik, khususnya Partai Aceh, memanfaatkan sentimen kedaerahan dan kepentingan ekonomi untuk memperkuat dukungan kepada salah satu pihak, yang mengakibatkan polarisasi dan ketegangan sosial antara kedua gampong. Upaya penyelesaian konflik melalui mediasi dan rekonsiliasi yang diinisiasi oleh pemerintah daerah belum mencapai kesepakatan yang memuaskan. Oleh karena itu, perlu adanya pendekatan lebih efektif dari pemerintah untuk menyelesaikan konflik tapal batas, serta meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam proses tersebut.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Kepentingan elit, konflik, tapal batas dan pemerintah&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>153113</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-14 21:37:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-15 10:55:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>