<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="153049">
 <titleInfo>
  <title>PEMBUATAN FILM AKTIF DAN PH RESPONSIF DARI PATI AREN (ARENGA PINNATA) DAN KITOSAN DENGAN PENAMBAHAN ANTIOKSIDAN EKSTRAK BUNGA TELANG (CLITORIA TERNATEA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>KHAIRUL NISA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Pendidikan Kimia</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan film aktif berbasis pati aren dan kitosan dengan penambahan ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea) untuk mengevaluasi aktivitas antioksidan, antimikroba, responsivitas pH, dan aplikasinya pada udang segar sebagai indikator kesegaran. Film aktif dibuat dalam variasi konsentrasi bunga telang (5%, 10%, dan 15%) dan diuji menggunakan metode DPPH untuk aktivitas antioksidan, uji zona hambat terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli, serta perubahan warna pada buffer pH yang berbeda. Selanjutnya, aplikasi film aktif pada udang segar dilakukan untuk mengamati perubahan warna terkait kesegaran produk selama penyimpanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bunga telang secara signifikan meningkatkan aktivitas antioksidan film. Film kontrol (CH/SPS) hanya memiliki aktivitas antioksidan sebesar 11,70%, sedangkan film dengan ekstrak bunga telang BP05, BP10, dan BP15 masing-masing mencapai 58,32%, 60,91%, dan 61,93%. Hasil uji antimikroba, film BP10 menghasilkan zona hambat terbesar terhadap Staphylococcus aureus (10,18 ± 0,28 mm), sementara BP15 memberikan zona hambat terbesar terhadap Escherichia coli (18,35 ± 2,06 mm). Film aktif menunjukkan responsivitas pH yang baik dengan perubahan warna yang signifikan mulai dari ungu (asam), biru (netral), hingga hijau (basa). Aplikasi pada udang segar, film aktif berhasil mendeteksi perubahan pH yang terjadi secara bertahap selama penyimpanan. Selain itu, pada kondisi dingin pH udang tetap di bawah 7,7 selama 4 hari, dengan perubahan warna film dari ungu hingga kehijauan sesuai pH. Film aktif berbasis pati aren, kitosan, dan bunga telang memiliki potensi sebagai bahan kemasan pangan yang fungsional dikarenakan memiliki aktivitas antioksidan dan antimikroba yang baik, sifat responsivitas pH film memungkinkan deteksi visual kesegaran produk secara praktis, sehingga mendukung keamanan dan kualitas pangan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>153049</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-14 17:03:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-15 09:19:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>