<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="152909">
 <titleInfo>
  <title>REFLEKSI DIRI GURU TERHADAP PEMBELAJARAN POLA BILANGAN MENGGUNAKAN NOTICING FRAMEWORK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fakhriatul Faizah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Pendidikan Matematika</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Proses berpikir siswa dalam pembelajaran matematika tidak selalu terlihat secara langsung, sehingga noticing sebagai kemampuan guru dalam mengamati dan memahami pemikiran siswa menjadi aspek yang penting. Noticing framework digunakan sebagai alat refleksi untuk membantu guru mengidentifikasi pola berpikir siswa dan menyesuaikan strategi pembelajaran yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis refleksi diri guru terhadap pembelajaran pola bilangan dengan menggunakan noticing framework. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain autoetnografi, di mana peneliti berperan sebagai subjek utama, didukung oleh tiga observer lainnya. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi dan wawancara, sementara data diperoleh melalui observasi dan self-interview, kemudian divalidasi dengan triangulasi peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan noticing peneliti masih berada pada tahap dasar. Peneliti dapat mengenali pola kebiasaan berpikir siswa, terutama dalam penggunaan operasi dasar dan konsep tertentu, tetapi kurang dalam mengidentifikasi bagaimana siswa mengembangkan pemahamannya. Pendekatan yang digunakan peneliti lebih menekankan pada arahan eksplisit dibanding eksplorasi terbimbing. Meskipun terdapat kesesuaian dengan observer lain dalam mengamati proses berpikir siswa, analisis peneliti masih perlu diperkuat dalam memahami strategi eksplorasi siswa dan bagaimana mereka menyesuaikan pemahaman setelah diberikan bimbingan. Temuan ini menunjukkan bahwa noticing framework dapat digunakan sebagai alat refleksi bagi calon guru dalam memahami proses berpikir siswa. Dengan memanfaatkan framework ini, calon guru dapat lebih peka terhadap hambatan berpikir siswa serta menyesuaikan bantuan yang diberikan agar lebih mendukung eksplorasi konsep secara mandiri dan mendalam.&#13;
&#13;
Kata kunci: Noticing Framework, Pola Bilangan, Refleksi Diri Guru</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>152909</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-14 11:25:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-14 11:30:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>