<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="152885">
 <titleInfo>
  <title>PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG DISCHARGE PLANNING DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MEURAXA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SITI MAISAROH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Discharge planning merupakan proses perencanaan pemulangan pasien rawat inap oleh perawat setelah meninggalkan fasilitas pelayanan kesehatan sehingga dapat menunjang status dan kualitas hidup pasien. Fenomena yang terjadi saat ini adalah proses pelaksanaan discharge planning yang tidak optimal yang disebabkan oleh beberapa faktor, baik dari pasien maupun perawat. Salah satu faktor internal perawat dalam hal tersebut adalah pengetahuan yang dimiliki terkait discharge planning. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan perawat tentang discharge planning di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Banda Aceh. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional study. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 135 orang perawat pelaksana dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Proses pengumpulan data dilakukan pada tanggal 18-30 Desember 2024 menggunakan kuesioner yang dikembangkan berdasarkan Standar Akreditasi Rumah Sakit Kementrian Kesehatan (STARKES) tahun 2022. Analisa data dilakukan dengan uji statistik deskriptif menggunakan software komputer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan perawat tentang discharge planning di ruang rawat inap berada pada kategori rendah sebanyak 71 orang (52,6%) dan sisanya berada pada kategori tinggi sebanyak 64 orang (47,4%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat pengetahuan perawat tentang discharge planning di ruang rawat inap rumah sakit umum daerah Meuraxa banda Aceh berada pada kategori rendah. Diharapkan rumah sakit dapat melakukan pemberian program pendidikan dan pelatihan berkelanjutan sehingga dapat meningkatkan pengetahuan perawat terkait dengan discharge planning.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>NURSING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PATIENT EDUCATION - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>610.73</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>152885</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-14 10:44:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-14 11:06:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>