<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="152839">
 <titleInfo>
  <title>KEMAMPUAN PERAWAT TERHADAP PENGGUNAAAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PELAYANAN KEPERAWATAN GAWAT DARURAT DI RSUD MEURAXA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ARITA YUDA KATIARA RIZKI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penggunaan teknologi informasi dalam pelayanan keperawatan merupakan proses pendokumentasian atau pelibatan teknologi bertujuan meningkatkan efisiensi dan akurasi pelayanan. Namun, kesiapan perawatuntuk mengadopsi dan menjalankan menjadi tantangan. Penelitian ini bertujuan ubtuk memberikan dan mengidentifikasi gambaran kemampuan perawat terhadap penggunaan teknologi informasi dalam pelayanan keperawatan gawat darurat di RSUD Meuraxa Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional study. Populasi penelitian adalah seluruh perawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Intensive Care Unit (ICU) RSUD Meuraxa Banda Aceh, dengan teknik total sampling yang melibatkan 83 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner Technological Skill Competency in Nursing Instrument (TSCNI). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat kemampuan yang baik dalam penggunaan teknologi informasi dalam pelayanan keperawatan gawat darurat. Sebanyak 85,5% perawat berada dalam kategori “Ahli”, 12% dalam kategori “Cakap”, dan 2,5% dalam kategori “Kompeten”. Faktor pendidikan dan pengalaman kerja berkontribusi terhadap kesiapan perawat dalam mengadopsi teknologi informasi. &#13;
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa mayoritas perawat di RSUD Meuraxa Banda Aceh memiliki kemampuan yang baik dalam penggunaan teknologi informasi dalam pelayanan keperawatan gawat darurat. Rumah sakit diharapkan dapat terus meningkatkan pelatihan dan penyediaan infrastruktur yang mendukung penggunaan teknologi dalam pelayanan keperawatan agar dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan. &#13;
&#13;
Kata Kunci	        : Teknologi Informasi, Keperawatan Gawat Darurat, Kemampuan Perawat, RSUD Meuraxa&#13;
Daftar Bacaan	: 5 buku, 44 artikel jurnal, 6 website (2010-2024)&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>152839</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-12 13:22:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-14 09:43:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>