PERILAKU PHUBBING DALAM KEHIDUPAN REMAJA DI GAMPONG ULEE TUY | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERILAKU PHUBBING DALAM KEHIDUPAN REMAJA DI GAMPONG ULEE TUY


Pengarang

Nazia Nastiti - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Hasbi Ali - 197011222005011002 - Dosen Pembimbing I
Yusrizal - 195212311982031020 - Dosen Pembimbing II
Ruslan - 197602032003121001 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2006101010075

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (S1) / PDDIKTI : 87205

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Fenomena phubbing merupakan perilaku mengabaikan interaksi sosial karena fokus pada smartphone, semakin umum terjadi di kalangan remaja sebagai bagian dari generasi digital natives. Kebiasaan ini berdampak negatif pada kualitas hubungan interpersonal dan intensitas komunikasi, yang disebabkan oleh rendahnya kontrol diri dalam memanfaatkan teknologi secara bijak. Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mendeskripsikan perilaku phubbing pada remaja di Gampong Ulee Tuy; dan 2) Untuk mendeskripsikan dampak negatif perilaku phubbing pada remaja di Gampong Ulee Tuy. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara, sedangkan analisis data menggunakan teknik dengan langkah-langkah analisis kualitatif. Informan dalam penelitian ini berjumlah 10 orang remaja yang terdiri dari remaja SMP dan SMA Gampong Ulee Tuy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Perilaku phubbing pada remaja di Remaja di Gampong Ulee Tuy sangat bergantung pada smartphone untuk mengakses informasi, hiburan, dan menjaga hubungan sosial, namun perilaku phubbing yakni mengabaikan interaksi langsung demi fokus pada smartphone menimbulkan dampak negatif yang signifikan. 2) Perilaku ini menyebabkan penurunan kualitas komunikasi langsung, peningkatan kecemasan saat tidak dapat mengakses smartphone, serta menurunnya produktivitas dan prestasi akademik. Meskipun beberapa remaja berupaya menggunakan smartphone dengan bijak, ketergantungan emosional tetap menjadi tantangan yang sulit diatasi. Orang tua mencoba membantu dengan menetapkan batasan waktu penggunaan, tetapi kecemasan berjauhan dari smartphone masih sering terjadi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perilaku phubbing di kalangan remaja Gampong Ulee Tuy menunjukkan ketergantungan tinggi pada smartphone, yang berdampak negatif pada aspek sosial dan akademik, sehingga diperlukan pengelolaan bijak serta peran aktif orang tua untuk mengatasinya.
Kata Kunci: Phubbing, Remaja, Smartphone, Gampong Ulee Tuy

The phenomenon of phubbing, defined as the act of ignoring social interactions to focus on smartphones, has become increasingly common among teenagers as part of the digital native generation. This habit negatively affects the quality of interpersonal relationships and communication intensity, primarily due to low self-control in utilizing technology wisely. This study aims to: 1) Describe phubbing behavior among teenagers in Gampong Ulee Tuy; and 2) Examine the negative impacts of phubbing behavior on teenagers in Gampong Ulee Tuy. The research employs a qualitative descriptive approach. Data collection was conducted through observation and interviews, while data analysis utilized qualitative analysis techniques. The study involved 10 teenage informants, comprising junior high and high school students from Gampong Ulee Tuy. The results showed that: 1) Phubbing behavior among teenagers in Gampong Ulee Tuy demonstrates a high dependence on smartphones for accessing information, entertainment, and maintaining social connections. However, this behavior, ignoring direct interactions to focus on smartphones, results in significant negative impacts. 2) This behavior leads to a decline in the quality of direct communication, increased anxiety when unable to access smartphones, and reduced productivity and academic performance. Although some teenagers attempt to use smartphones wisely, emotional dependency remains a challenging issue to overcome. Parents have made efforts by setting time limits on smartphone use, but separation anxiety from smartphones still frequently occurs. In conclusion, phubbing behavior among teenagers in Gampong Ulee Tuy reflects a high dependency on smartphones, which negatively affects social and academic aspects. Therefore, prudent management and active parental involvement are essential to addressing this issue. Keywords: Phubbing, Teenagers, Smartphone, Gampong Ulee Tuy

Citation



    SERVICES DESK