ANALISIS EFISIENSI PRODUKSI PADA USAHA TAMBAK UDANG WINDU DI KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS EFISIENSI PRODUKSI PADA USAHA TAMBAK UDANG WINDU DI KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

Syarifuddin - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

95120111

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ilmu Ekonomi (S2) / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Magister Ilmu Ekonomi., 1998

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tesis ini berjudul Analisis Efisiensi Produksi pada Usaha Tambak Udang Windu di Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor produksi (variabel) apa saja yang berpengaruh terhadap produksi udang windu, berapa besar pengaruhnya dan tingkat efisiensi produksi dari penggunaan faktor produksi tersebut.
Untuk rnencapai tujuan tersebut telah dilakukan penelitian di 6 kecamatan dan 24 desa dalam kawasan Kabupaten Aceh Besar, dengan jumlah sampel 69 petambak sistem usaha tradisional, 35 petambak sistem usaha semi intensif dan 16 petambak sistem usaha intensif.
Hasil analisis tahap pertama (di mana variabel luas lahan dimasuk.kan scbagai salah satu variabel independen/input), pada usaha tambak udang windu sistem tradi­ sional, variabel bebas luas lahan dan pakan berpengaruh negatif terhadap produksi, variabel bebas benur, pupuk Urea, pupuk TSP, pestisida dan tenaga kerja ber­ pengaruh positif terhadap produksi udang windu. Pada usaha tambak udang windu sistem semi intensif, luas lahan berpengaruh negatif terhadap produksi. Variabel bebas benur, pupuk kandang, pestisida dan kapur berpengaruh positif terhadap produksi, sedangkan variabel pakan, pupuk Urea, pupuk TSP clan tenaga kerja tidak berpengaruh. Pada usaha tambak udang windu sistem intensif, semua variabel bebas tidak berpengaruh terhadap produksi udang windu. Hasil analisis tentang tingkat efisicnsi pada tahap ini menunjukkan bahwa ketiga sistem usaha tambak udang windu, baik dari segi teknis maupun ekonomis, belum/tidak efisien.
Analisis tahap kedua (di mana semua variabel input dan output dikonversikan dalam ukuran per hektar) menunjukkan bahwa pada usaha tambak sistem tradisional, variabel bebas tenaga kerja berpengaruh negatif terhadap produksi, variabel bebas benur, pupuk Urea, pupuk TSP dan pestisida berpengaruh positif. Sedangkan variabel bebas pakan buatan tidak berpengaruh terhadap produksi, Pada usaha
tambak sistem semi intensif, variabel bebas benur, pakan, pupuk kandang, pupuk Urea dan kapur berpengaruh positif terhadap produksi, sedangkan variabel bebas pupuk TSP dan tenaga kerja tidak berpengaruh. Pada usaha tambak sistem intensif, variabel bebas pupuk Urea, pupuk TSP dan tenaga kerja berpengaruh negatif ter­ hadap produksi. Variabel bebas benur, pakan dan kapur berpengaruh positif ter­ hadap produksi, sedangkan variabel bebas pupuk kandang dan pestisida tidak ber­ pengaruh terhadap produksi udang windu. Analisis tingkat efisiensi pada tahap ini menunjukkan bahwa ketiga sistem usaha tambak udang windu belum/tidak efisien dari segi teknis maupun ekonomis.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK