Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
ANALISIS SUB WILAYAH PELAYANAN DI KOTAMADYA DATI II BANDA ACEH
Pengarang
Arfah Salwa - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
94120003
Fakultas & Prodi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ilmu Ekonomi (S2) / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Prog. Studi Megister Ilmu Ekonomi., 1998
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis interaksi antar sub-wilayah pelayanan dan interaksi antara sub-wilayah pelayanan dengan pusat kota yang mempunyai peran sebagai pusat pertumbuhan dan pelayanan di Kotamadya Banda Aceh sera menganalisis tentang efektifitas pembentukan sub wilayah pelayanan dilihat dari potensi pertumbuhan dan perkembangannya.
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data tentang jumlah lalulintas harian rata-rata (LHR) dalam satuan mobil penumpang. jumlal penduduk. jumlah fasilitas pelayanan. Sememara model analisis yang digunakan adalah model aksesibilitas, model rasio pembangunan (development ratio) dan model indeks pertumbuhan (growth index).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa lalulintas yang terpadat terjadi di
Bagian Wilayah Kota (BWK) Pusat Kota. Interaksi yang terbesar terjadi antara
Bagian Wilayah Kota Barat Kota dengan Bagian Wilayah Kota Pusat Kota dan interaksi Bagian Wilayah Kora Timur Kota dengan Bagian Wilayah Kota Pusat Kota. Eksponen jarak mempunyai pengaruh yang kecil terhadap interaksi antar sub-wilayah pelayanan di Kotamadya Banda Aceh. Indeks aksesibilitas yang terkecil dijumpai pada interaksi BWK lainnya ke BWK Selatan Kota. Hal ini arena terbatasnya fasilitas yang dimiliki oleh BWK Selatan Kota. jumlah penduduknya kecil, serta jaraknya yang relatif jauh bila dibandingkan dengan jarak ke BWK lain.
Untuk mengatasi kepadatan lalulintas di pusat kota dapat dilakukan dengan cara membangun jalan-jalan alternatif yang menuju ke BWK lain tanpa harus melalui pusat kota, pengaturan lalulintas di jalur-jalur padat terutama di pusat kota dapat dijadikan satu arah, pengaturan lalulintas angkutan umum secara estafet. Pembangunan fasilitas pelayanan disarankan tidak hanya menumpuk di BWK Pusat Kota, tetapi pembangunannya harus menyebar merata ke BWK yang lain terutama ke BWK Selatan Kota.
Tidak Tersedia Deskripsi
GAMBARAN KEPUASAN KELUARGA TENTANG PELAYANAN MANAJEMEN TERPADU BALITA SAKIT DI PUSKESMAS BANDA RAYA KOTAMADYA BANDA ACEH (MUHAMMAD JUANDA, 2016)
GAMBARAN KELENGKAPAN ALAT DAN BAHAN PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PUSKESMAS KOTAMADYA BANDA ACEH (NAJAL MIZANA, 2015)
ANALISIS BAURAN PEMASARAN YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN KONSUMEN DALAM PEMBELIAN PRODUK AIR MINUM ISI ULANG DI KOTAMADYA BANDA ACEH (Mirza Mahardani, 2024)
ANALISIS PERMINTAAN EMPING MELINJO DI KOTAMADYA BANDA ACEH (Elisa Kasli, 2025)
GAMBARAN PENYAKIT KLIEN YANG BEROBAT DI PUSKESMAS KOTAMADYA BANDA ACEH (YURI RORITA, 2017)