<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="152543">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CUT INDIRA FATIKA SARI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi dan Bisnis	Akuntansi (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah&#13;
(PAD), Dana Transfer Pusat, dan Dana Otonomi Khusus (Otsus) terhadap kapasitas&#13;
fiskal daerah pada Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh. Kapasitas fiskal daerah&#13;
mencerminkan kemampuan suatu daerah dalam membiayai kebutuhan&#13;
pembangunan dan operasionalnya secara mandiri tanpa ketergantungan yang tinggi&#13;
terhadap pemerintah pusat. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang&#13;
diperoleh dari laporan keuangan pemerintah daerah di Aceh. Hasil penelitian&#13;
menunjukkan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak berpengaruh terhadap&#13;
kapasitas fiskal daerah, yang mengindikasikan bahwa peningkatan PAD belum&#13;
mampu meningkatkan kemandirian fiskal secara substansial. Dana Transfer Pusat&#13;
juga tidak berpengaruh terhadap kapasitas fiskal, yang menunjukkan bahwa dana&#13;
yang diberikan pemerintah pusat belum secara efektif meningkatkan kemandirian&#13;
fiskal daerah. Sebaliknya, Dana Otonomi Khusus berpengaruh negatif terhadap&#13;
kapasitas fiskal daerah, yang mengindikasikan bahwa ketergantungan terhadap dana&#13;
ini justru menghambat kemandirian fiskal dalam jangka panjang. Hal ini&#13;
menunjukkan bahwa dana Otsus belum dimanfaatkan secara optimal untuk&#13;
memperkuat kapasitas fiskal daerah. Temuan ini memberikan implikasi bahwa&#13;
pemerintah daerah di Aceh perlu mengoptimalkan strategi peningkatan PAD dan&#13;
memanfaatkan Dana Transfer Pusat secara lebih efektif agar dapat memberikan&#13;
dampak nyata terhadap kemandirian fiskal.  &#13;
Kata Kunci: Kapasitas Fiskal, Pendapatan Asli Daerah, Dana Transfer Pusat,&#13;
Dana Otonomi Khusus, Kemandirian Fiskal. &#13;
&#13;
 &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>152543</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-04-10 15:27:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-04-11 09:05:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>