Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
STUDI FUNGSI TAMAN KOTA SEBAGAI RUANG TERBUKA HIJAU PUBLIK (STUDI KASUS TAMAN RIYADAH DAN TAMAN PARDEDE DI KOTA LHOKSEUMAWE)
Pengarang
Yasir Amani - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0909200060098
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S2) / PDDIKTI : 22101
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Prog. Studi Magister Teknik Sipil., 2012
Bahasa
Indonesia
No Classification
711.558
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Taman kota sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) Publik memiliki beberapa fungsi seperti sebagai fungsi rekreasi, sosial budaya, ekologis dan estetika. Berkurangnya luas ruang terbuka hijau kota dan menurunnya kualitas lingkungan hidup yang mengakibatkan terjadinya perubahan ekosistem alami sehingga fungsi dari ruang terbuka hijau tidak dapat terpenuhi. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi dan menilai fungsi Taman Riyadah dan Taman Pardede di Kota Lhokseumawe. Fungsi-fungsi taman kola yang ditinjau adalah fungsi estetika, ekologis, sosial budaya dan rekreasi. Taman Riyadah dan Taman Pardede merupakan RTH publik yang memiliki berbagai macam jenis vegetasi dan perlengkapan taman lainnya yang dapat menampung berbagai macam kegiatan yang ada di Kota Lhokseumawe. Selain dari dua taman tersebut adalah RTH privat. Ruang terbuka hijau Kota Lhokseumawe juga mempunyai manfaat kehidupan yang tinggi. Kondisi sekarang yang ada tidak mencapai 30% ruang terbuka hijau dengan luas Kota Lhokseumawe 18.110 ha. Sedangkan kawasan hijau kota sudah banyak dibangun gedung dan pusat-pusat rekreasi, ruko-ruko pusat perbelanjaan dan fasilitas publik lainnya, sehingga perlu dibenahi, direnovasi dan perlu pola penataan yang baik untuk pemeliharan Taman Riyadah dan Taman Pardede. Metode penelitian adalah survei dan wawancara dan analisa yang digunakan analisis deskriptif, untuk uji instrumen data mengguaakan uji validitas, uji reliabilitas, dan uji normalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi RTH sebagai estetika adalah 4,69 (sangat baik); RTH sebagai ekologis adalah 4,73 (sangat baik); RTH sebagai rekreasi adalah 4,67 (sangat baik); RTH sebagai sosial budaya adalah 4,73 (sangat baik). Rata-rata mendekati oilai baik yaitu 5 tampak bahwa para peogunjung taman kota sangat senang dan serasi sesuai dengan lokasi taman kota yang menimbulkan kenyamanan, hawa sejuk, komunikatif antara sesarna pengunjung selain dari keindahan, dan vegetasinya cocok. Perlu pelibatan swasta dan masyarakat sejak awal dalam pengelolaan taman kota yaitu dimulai dari kegiatan perencanaan sarnpai dengan evaluasi.
Kata kunci : ruang terbuka hijau, arsitektur, rekreasi, ruang publik, taman kota.
Tidak Tersedia Deskripsi
EVALUASI FUNGSI FASILITAS RUANG TERBUKA HIJAU PADA TAMAN WISATA MEURAXA DALAM MENDUKUNG AKTIVITAS PUBLIK (SITI AFIFAH, 2024)
ANALISIS KECUKUPAN TUTUPAN HIJAU HUTAN KOTA DAN TAMAN KOTA DI KOTA BANDA ACEH MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (Titi Rengga Sari, 2025)
KAJIAN KENYAMANAN PENGUNJUNG TERHADAP KELENGKAPAN FASILITAS HUTAN KOTA TIBANG, BANDA ACEH (MILFAT JIHAN, 2018)
PENGEMBANGAN TAMAN KOTA SEBAGAI THIRD PLACE DI KOTA BANDA ACEH (SYIFAURRAHMAH, 2025)
EVALUASI PEMANFAATAN TAMAN KOTA STUDI KASUS: TAMAN SARI KOTA BANDA ACEH (Hervia Yudistira, 2015)