ANALISIS PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Sri Kurnia - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

9992010003

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ilmu Ekonomi (S2) / PDDIKTI :

Subject
Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Ilmu Ekonomi., 2003

Bahasa

Indonesia

No Classification

336.2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini berjudul Analisis Pajak Bumi dan Bangunan di Kotas Banda Aceh Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan PBB, seperti jumlah penduduk (POP), inflasi (IN), jumlah bangunan (BGN) dan jumlah luas bidang tanah (LD) Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui struktur dan beban akhir pajak bumi dan bangunan
Data yang dikumpulkan terdini dani data primer dan data sekunder Data primer diperoleh dani 140 responden penyewa bangunan Sedangkan data sekunder diperoleh dari kantor pelayanan PBB, BPS dan instansi terkait lainnya Pembahasan faktor­ faktor yang mempengaruhi penerimaan BB dan estimasi PBB terhadap PDRB
diproses dengan metode Ordinary Least Square (0LS), estimasi permintaan dan penawaran bangunan sewa dngunakan persamaan simultan dan drproses dengan metode Two-Stage Least Square (TSLS)
Hasil penehtan mengungkaplan bahwa penduduk, inflasi, jumlah bangunan dan fumlah luas bdang tanah berpengaruh nyata dan positif terhadap penerimaan PBB Kota Banda Aceh. Struktur PBB yang terdiri dani rasio, kapastas dan pay» PBB semakin bank dart tahun-ketahun,sedangkan elastisitas PBB adalah elastis Selanyutnya elastrsitas hang terhadap permintaan dan penawaran bangunan sewa adalah inelastis schmngga menyebabkan beban lebihan PBB relatif kecil Distnibusi beban akhir PBB untuk bangunan sewa tahun 2000.2001 lebih besar ditanggung oleh perihik bangunan sewa daripada penyewa bangunan Sedangkan distnibusi beban akhir PBB secara keseluruhan lebih besar dirtanggung oleh masyaralat berpenghasilan tinggr yang ditandat oleh lndeks Progresfitas Suits yang positif Dani indeks gimi berdasarkan pengeluaran rumah tangga menunjuklan bahwa PBB mampu memperkecil kesenjangan pendapatan
Oleh karena itu, untuk meningkatkan penerimaan PBB ditahun-tahun mendatang maka aparatur PBB perlu meningkatkan ekstensifikasi dan intensifikasit objek PBB, melakukan pendebitan terhadap rekeming wajib pajak, meningkatkan penyuluhan serta memmngkatkan mutu pelsyanan PBB

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK