GAMBARAN HISTOPATOLOGIS ARTERI KORONARIA JANTUNGRNTIKUS PUTIH JANTAN HIPERKOLESTEROLEMIA SETELAH RNDIBERIKAN EKSTRAK ETANOL SARANG SEMUT RN(MYRMECODIA SP.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

GAMBARAN HISTOPATOLOGIS ARTERI KORONARIA JANTUNGRNTIKUS PUTIH JANTAN HIPERKOLESTEROLEMIA SETELAH RNDIBERIKAN EKSTRAK ETANOL SARANG SEMUT RN(MYRMECODIA SP.)


Pengarang

Helfi Kamaleni - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1102101010018

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Hewan / Pendidikan Kedokteran Hewan (S1) / PDDIKTI : 54261

Subject
-
Kata Kunci
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran histopatologis arteri koronaria jantung tikus putih (Rattus norvegicus) jantan hiperkolesterolemia setelah diberikan ekstrak etanol sarang semut (Myrmecodia sp.). Dalam penelitian ini dipergunakan 20 ekor tikus putih jantan yang berumur ± 3 bulan dengan berat badan berkisar 150-200 gram yang dibagi secara acak ke dalam empat kelompok (K1, K2, K3, K4) masing-masing 5 ekor. Selama perlakuan (21 hari) semua kelompok diberikan pakan standar dan untuk kelompok K2, K3, K4 ditambah pemberian pakan hiperkolesterol yang diberikan pada hari ke 8 sampai hari ke 21, sedangkan terapi ekstrak etanol sarang semut hanya diberikan untuk kelompok K3 dan K4 pada hari ke 15 sampai hari ke 21 dengan dosis masing-masing 100 dan 200 mg/kg BB. Setelah 3 minggu perlakuan, tikus dieutanasi dengan larutan eter dan dinekropsi untuk diambil jantung guna pemeriksaan histopatologis. Hasil pengamatan histopatologis memperlihatkan bahwa pada kelompok K1 terlihat arteri koronaria jantung tikus putih jantan dalam keadaan normal, kelompok K2 terjadi perlemakan (infiltrasi dan degenerasi) yang merusak struktur dinding pembuluh darah dan inflamasi. Kelompok K3 dan K4 terlihat penurunan perlemakan dan terjadi perbaikan struktur dinding pembuluh darah yang jelas terlihat perbaikan semakin sempurna pada kelompok K4. Kesimpulan yang dapat diambil antara lain adalah pemberian ekstrak etanol sarang semut dapat memperbaiki kerusakan dinding arteri koronaria akibat hiperkolesterolemia, dan dosis 200 mg/kg BB memiliki efektivitas yang lebih baik.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK