<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="152223">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN KADAR AUTOANTIBODI THYROTROPIN RECEPTOR ANTIBODY (TRAB) DAN THYROID PEROXIDASE ANTIBODIES (TPOAB) TERHADAP KELAINAN FUNGSI HORMON TIROID</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rianda Akmal</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Pendidikan Dokter Spesialis-I (PPDS I) Ilmu Penyakit Dalam</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar Belakang: Kelainan tiroid merupakan kondisi dimana seseorang mengalami perubahan fungsi maupun bentuk dari kelenjar tiroid. Perubahan ini dapat berupa hipotiroidisme atau hipertiroidisme. Dasar dalam mendiagnosisnya yaitu pemeriksaan kadar Thyroid Stimulating Hormone Sensitive (TSHS) dan diikuti pengukuran tiroksin bebas (FT4) dan triiodotironin bebas (FT3). Pemeriksaan autoantibodi berupa Thyrotropin receptor antibody (TRAb) dan Anti thyroid peroxidase antibody (TPOAb) untuk mendeteksi adanya penyakit autoimun yang menyerang kelenjar tiroid. Pemeriksaan laboratorium yang akurat dan tepat waktu sangat penting untuk diagnosis yang benar dan perawatan yang efektif bagi penderita penyakit tiroid. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kadar TRAb dan kadar TPOAb terhadap umur, jenis kelamin, kadar FT4 dan kadar TSHS. Metode: Desain penelitian ini mengunakan analitik observasional dengan rancangan cross sectional sejak 3 januari 2025. Penelitian dilakukan di laboratorium swasta dengan mencatat rekam medis berupa umur, jenis kelamin, kadar TSHS, kadar FT4, kadar TRAb dan kadar TSHS. Data dianalisis secara bivariat dengan uji korelasi pearson dan uji T, uji mann whitney dan uji korelasi spearman. Hasil : Diperoleh 133 sampel TRAb dan 27 sampel TPOAb. Mayoritas perempuan (92,6% pada TRAb dan 85% pada TRAb) dengan rentang usia 26-45 tahun. Kadar TRAb berhubungan dengan jenis kelamin (p=0,01) namun kadar TPOAb tidak berhubungan dengan jenis kelamin (p=0,752). Kadar TRAb dan kadar TPOAb berhubungan dengan kadar TSHS (p=0,01 dan p=0,03), namun tidak berhubungan dengan umur dan kadar FT4. Kesimpulan : Terdapat hubungan kadar TRAb terhadap jenis kelamin dan TSHS dan kadar TPOAb terhadap jenis kelamin. Kata Kunci : Kelainan Fungsi Hormon Tiroid, TRAb, TPOAb, Autoantibodi</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>152223</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-26 14:38:11</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-26 14:42:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>