<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="152175">
 <titleInfo>
  <title>KEEFEKTIVAN DOSIS DAN WAKTU APLIKASI PUPUK MIKORIZA (GLOMUS SP.) DALAM MENGENDALIKAN PENYAKIT BUDOKRN(SYNCHYTRIUM POGOSTEMONIS) PADA TANAMAN NILAM ACEH (POGOSTEMON CABLIN BENTH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Lusi Chandriani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Proteksi Tanaman</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Nilam aceh (Pogostemon cablin Benth) merupakan tanaman tropis yang termasuk dalam ordo Lamiales (family:Lamiaceae) yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku yang penting untuk industri kosmetika, seperti: parfum, sabun, dan shampoo. Penyakit budok disebabkan oleh cendawan Synchytrium pogostemonis dapat menurunkan produksi terna sebesar 16,74% dan produksi minyak nilam 11,15 - 50,38%. Gejala penyakit budok pada awalnya adalah adanya kutil pada daun yang baru terbentuk dari tunas-tunas yang keluar dari permukaan tanah atau batang paling bawah. Gejala berat pada daun bagian atas ditandai dengan daun menjadi kerdil, berkerut, tebal, dan berwarna kemerahan. Pengendalian penyakitdengan menggunakan mikoriza (Glomus sp) dapat mengendalikan S. pogostemonis. Tujuan penelitian untuk mengetahui dosis pupuk mikoriza dan waktu aplikasi serta interaksi dosis dan waktu aplikasi dalam mengendalikan penyakit budok (S. pogostemonis) pada tanaman nilam aceh (P. cablin Benth).&#13;
&#13;
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah dosis pupuk mikoriza terdiri dari 4 taraf yaitu: 5, 10, 15, dan 20 g/tanaman dan faktor kedua adalah waktu aplikasi terdiri dari 3 taraf yaitu: 10 hari sebelum pindah tanam, saat pindah tanam dan 10 hari setelah pindah tanam, sehingga diperoleh 12 kombinasi perlakuan, dengan 3 ulangan. Setiap unit perlakuan terdiri dari 10 tanaman sampel, sehingga diperoleh 360 unit percobaan. Peubah yang diamati meliputi masa inkubasi (hari), tinggi tanaman (cm), jumlah tunas, jumlah daun (helai), dan insidensi penyakit (%) serta bobot basah dan bobot kering (g)&#13;
&#13;
Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa terjadi interaksi hanya pada parameter insidensi penyakit pengamatan 45 HST, namun secara mandiri dosis pupuk mikoriza (Glomus sp.) berpengaruh nyata terhadap masa inkubasi, tinggi tanaman, jumlah tunas, jumlah daun, bobot basah dan bobot kering tanaman. Sedangkan waktu aplikasi berpengaruh nyata terhadap masa inkubasi, tinggi tanaman 40, 60, 75, 90 HST, jumlah tunas 45, 75, 90 HST, dan insidensi penyakit budok pada pengamatan 45 HST. Perlakuan terbaik diperoleh pada dosis mikoriza Glomus sp. 20 g per tanaman yang dapat memperpanjang masa inkubasi penyakit hingga 55,89 hari dengan tinggi tanaman mencapai 132,78 cm, jumlah tunas 11,00 cabang, jumlah daun 71,44 helai, insidensi penyakit budok 25,56% dan mampu menghambat insidensi penyakit budok hingga 0% serta dengan bobot basah 75,96 g dan bobot kering 36,24g.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>152175</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-26 06:01:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-26 08:04:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>