<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="152149">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PROFILAKSIS DENGAN METODE GYSSENS PADA PASIEN SEKSIO SESAREA DI RSUDZA BANDA ACEH PERIODE SEPTEMBER 2024</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Wirandika Ramadani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Seksio sesarea adalah salah satu jenis operasi pembedahan di Bidang Obstetri dimana dilakukan irisan pada perut ibu (laparatomi) dan rahim (histerotomi) untuk mengeluarkan bayi. Penggunaan antibiotik profilaksis dibutuhkan dalam tindakan pembedahan untuk mengurangi risiko terjadinya infeksi setelah operasi. Secara keseluruhan peresepan antibiotik yang bijak di Indonesia masih tergolong buruk meskipun program penatagunaan di rumah sakit telah diterapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui rasionalitas penggunaan antibiotik profilaksis dengan menggunakan metode gyssens pada pasien seksio sesarea di RSUDZA Banda Aceh pada periode September 2024. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif observasional dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian ini adalah pasien pasca seksio sesarea di RSUDZA Banda Aceh yang diambil dengan teknik total sampling. Data yang digunakan pada sampel penelitian ini sebanyak 34 pasien dan data tersebut diambil melalui observasi rekam medis lalu dicatat di lembar pengumpul data dan dievaluasi menggunakan metode Gyssens dari kategori VI hingga kategori 0 untuk menggambarkan rasionalitas penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien seksio sesarea di RSUDZA Banda Aceh. Hasil dari penelitian ini didapatkan pemakaian antibiotik profilaksis yang rasional (alur Gyssens kategori 0) pada 97,06% pasien. Penggunaan antibiotik profilaksis yang tidak tepat disebabkan karena pemberian antibiotik profilaksis tidak tepat indikasi (alur gyssens kategori V) yaitu dilakukan pada pasien yang memiliki risiko infeksi yang rendah. Sebagian besar penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien seksio sesarea di RSUDZA Banda Aceh periode September 2024 sudah tepat atau rasional</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>152149</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-25 14:48:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-25 14:57:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>