<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="152141">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN ETOS KERJA DENGAN KINERJA PEGAWAI SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FIFIT HARFANI MASNA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Etos kerja merupakan seperangkat perilaku positif yang harus dimiliki oleh setiap guna mengembangkan organisasi dan mengembangkan diri sendiri. Seorang pegawai dituntut untuk mampu menyelesaikan tugas dan tanggung jawab dengan etos kerja yang tinggi dan bersemangat maka akan memudahkannya dalam menyelesaiakn setiap tanggung jawab tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan etos kerja terhadap kinerja pegawai di Sekretariat DPR Aceh. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori perilaku manusia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian asosiatif. Hasil penelitian menjelaskan bahwa terdapat hubungan etos kerja terhadap kinerja pegawai di Sekretariat DPR Aceh. Hal ini dapat dilihat bahwa persentase kinerja pegawai yang bisa dijelaskan oleh variabel bebas adalah 61,9% sedangkan sisanya sebesar 38,1% dijelaskan oleh variabel diluar penelitian dan dikuatkan dengan hasil nilai thitung  sebesar 2,709 dengan nilai signifikansi 0,008. Perbandingan kedua nilai t yang diperoleh, terlihat bahwa thitung  &gt; ttabel (2,709 &gt;&#13;
1,994), sehingga dapat diambil keputusan menolak Ho dan menerima Ha. Berangkat dari theory of planned behavior yang dikembangkan oleh Ajzen dapat dilihat bahwa&#13;
pada dasarnya sikap seseorang terbentuk dari tiga kompenen utama, yaitu keyakinan tentang hasil, kemudian penilaian tentang hasil, dan keyakinan kontrol perilaku. Jika salah satu dari komponen ini tidak signifikan, maka sikap secara keseluruhan juga mungkin tidak akan signifikan. Dapat disimpulkan bahwa etos kerja yang baik akan menghasilkan kinerja yang baik oleh pegawai. Sehingga etos kerja memiliki hubungan dengan kinerja pegawai.&#13;
&#13;
Kata kunci: Etos Kerja, Kinerja Pegawai. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>WORK ETHIC</topic>
 </subject>
 <classification>306.361 3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>152141</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-25 12:54:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-25 14:43:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>