Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
ANALISIS DISTRIBUSI PENDAPATAN SEKTOR INFORMAL DAN FORMAL SERTA FAKTOR-FAKTOR YANG MENPENGARUHINYARNDIKOTAMADYA BANDA ACEH
Pengarang
Norbaiti - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
95120018
Fakultas & Prodi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ilmu Ekonomi (S2) / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Program Studi Magister Ilmu Ekonomi., 1997
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Penelitian ini merupakan studi kasus tentang distribusi pendapatan sektor informal dan formal dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Lokasi dari penelitian ini adalah di Kotaradya Banda Aceh, dengan sampel rumah tangga pedagang kakilima, pedagang bukan kakilima, pengemudi becak dan sopir labi-labi (mobil penumpang umum seperti oplet di Pekan Baru. Sudako di Medan dll) Secara umum penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pembangunan terhadap unit-unit kegiatan ekonomi yang banyak melibatkan mereka yang bekerja di sektor informal dan formal seperti di bidang perdagangan dan angkutan, serta pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap tingkat pendapatan mereka. Sedangkan secara khusus untuk mengetahui keadaan distribusi pendapatan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya dari rumeh tangga pekerja tersebut. Untuk meihat keberhasilan pembangunan di Kotamadya Aceh, digunakan pendekatan distribusi pendapatan antar kelompok (size Distribution of Income) dengan pengukuran relatif dan absolut. Indikator yang digunakan untuk distribusi pendapatan relatif adalah: kurva Lorenz, Banda Gini, dan kriteria Bank Dunia dan untuk distribusi pendapatan absolut digunakan kriteria/ukuran Sajogyo dan Bank Dunia. Sedangkan untuk mengetahui faktor faktor yang mempengaruhi distribusi pendapatan tersebut digunakan pendekatan analisis regresi berganda indeks Indeks Gini yang dihasilkan untuk tiap-tiap jenis pekerjaan antara 0.113 sampai 0.236 dan untuk keseluruhan rumah tangga sebesar 0,252 dan per kapita 0,217, dan proporsi penerimaan 40% kelompok bawah untuk tiap tiap jenis pekerjaan berkisar antara 23,9% sampai 32,67%. Menurut kriteria Oshima dan Bank Dunia angka-angka tersebut tergolong dalam kategori ketimpangan ringan. Distribusi pendapatan absolut dengan menggunakan ukuran Sajogyo dan Bank Dunia, masing-masing menghasilkan 98.75% dan 61,25% berada di atas garis kemiskinan untuk rumah tangga secara keseluruhan Faktor-faktor_ yang berpengaruh_ distribusi pendapaan pekerja secara keseluruhan dari sampel adalah melakukan jumlah anggota keluarga, _pengalaman kerja, pendidikan, lokasi/trayek, dan jam kerja. Dari hasil penelitian menunjukkan, bahwa secara relatif terdapat kesenjangan distribusi pendapatan yang ringan (cukup merata) baik antar individu, antar kelompok antar jenis pekerjaan dan antar sektor. Sedangkan sccara absolut masih terdapat rumah tangga yang berada di bawah garis kemiskinan. Untuk memecahkan permasalahannya diperlukan usaha yang sungguh sungguh dari pekerja, maupun dari pihak Pemerintah, berupa kebijaksanaan yang berorientasi pada peningkatan pendapatan (khususnya pendapatan rii) dan taraf hidup pekerja terutama mereka yang bekerja di sektor informal Bentuk kebijaksanaannya dapat bersifat langsung maupun tidak langsung, seperti kebijak-sanaan redistribusi pendapatan dan pemenuhan kebutuhan pokok, penyediaan latihan dan bantuan permodalan dengan syarat yang ringan terutama untuk mereka yang bekerja di sektor informal.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS PENDAPATAN PEDAGANG ULANG ALIK LAKI-LAKI SEKTOR INFORMAL DI KOTAMADYA BANDA ACEH (Abdullah Rayeuk, 2025)
PRODUKTIVITAS PEKERJA SEKTOR INFORMAL DI KOTA BANDA ACEH (STUDI] KASUS: PENJAHIT SEPATU) (ZULVANDA, 2020)
ANALISIS PENDAPATAN PEKERJAAN WANITA MIGRAN SEKTOR INFORMAL DI KOTAMADYA PALEMBANG (M Idris, 2025)
DINAMIKA EKONOMI SEKTOR INFORMAL DI KOTA BANDA ACEH (Hafia Febina, 2017)
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN BARANG MAKANAN JADI PADA SEKTOR INFORMAL (STUDI KASUS DI KOTA MEDAN) (Harun Arrasid, 2025)