<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="151983">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN KEJADIAN KOMPLIKASI PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUDZA KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SOFIANA ALFI SYAM</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Prevelensi diabetes melitus mengalami peningkatan sehingga dibutuhkan pengawasan dan pemantauan untuk penatalaksanaannya dengan tepat. Tingginya kasus diabetes melitus secara tidak langsung akan memberikan peningkatan pada komplikasi. Diabetes melitus akan bertambah buruk jika pasien tidak berusaha untuk merawat dirinya dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan self-efficacy dengan kejadian komplikasi pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUDZA kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan teknik purposive sampling yang melibatkan 130 responden. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan wawancara terpimpin menggunakan kuesioner Diabetes Management Self-efficacy Scale (DMSES) dan catatan medis pasien. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis bivariat dengan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan self-efficacy dengan kejadian komplikasi pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUDZA Kota Banda Aceh (p-value= 0,016). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara self-efficacy dengan kejadian komplikasi pada diabetes melitus tipe 2, dengan pasien yang memiliki self-efficacy yang rendah, cenderung lebih tinggi mengalami komplikasi yang lebih serius. Saran dari penelitian ini adalah perlunya upaya yang berkelanjutan untuk meningkatkan self-efficacy pada pasien diabetes melitus tipe 2, agar pasien dapat meningkatkan motivasi dan keyakinan diri dalam mengelola penyakit, sehingga dapat mencegah perburukan komplikasi serta munculnya komplikasi baru.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>DIABETES MELLITUS (TYPE 2) - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.462 4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>151983</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-24 10:03:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-24 11:24:09</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>