<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="151941">
 <titleInfo>
  <title>PREDIKSI KERAWANAN SISTEM DISTRIBUSI LISTRIK AKIBAT GEMPA BUMI DI WILAYAH BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ELVY SAHNUR NASUTION</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Doktor Ilmu Teknik (S3)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Dissertation</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>RINGKASAN&#13;
&#13;
Penelitian ini menganalisis kerawanan jaringan distribusi akibat gempa bumi dengan menggunakan Peak Ground Acceleration (PGA), sebagai metrik utama. Nilai PGA dihitung dengan menentukan jarak antara titik-titik jaringan dan episentrum gempa bumi, dari data seismik yang mencakup tahun 2000 hingga 2023 di Banda Aceh. Nilai PGA akhir diperoleh sebanyak 15.830. PGA dihitung menggunakan Ground Motion Prediction Equation (GMPE) dengan koefisien tertentu, yang menyoroti area pengaruh seismik. Analisis tersebut mengungkapkan korelasi yang kuat antara PGA dan metrik dampak jaringan seperti Jumlah Pelanggan Padam (NCO), Waktu Gangguan (TO), Energi yang Tidak disuplai (ENS), dan kerugian terkait. Nilai PGA yang tinggi dikaitkan dengan peningkatan NCO dan ENS, terutama pada feeder seperti BA 24 dan UL 06, yang menunjukkan tingkat gangguan yang tinggi. Nilai TO berkisar antara 0,3 hingga 0,6 jam, dan dengan beberapa gardu distribusi mengalami gangguan hingga 1 jam. Kerugian juga meningkat dengan PGA yang lebih tinggi. Hasil validasi menunjukkan akurasi sebesar 82,73%, mengonfirmasi keandalan model tersebut. Rekomendasi termasuk memperkuat infrastruktur di feeder berisiko tinggi, mengoptimalkan pemeliharaan, dan meningkatkan strategi respons bencana. Studi ini memberikan wawasan berharga tentang manajemen risiko gempa bumi untuk meningkatkan ketahanan dan keandalan jaringan listrik. &#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: ANN, Feeder, Prediksi, PGA &#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>151941</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-21 16:09:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-24 08:56:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>