<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="151933">
 <titleInfo>
  <title>PEMBINAAN TERHADAP ANAK BINAAN YANG MELAKUKAN PENGULANGAN TINDAK PIDANA DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK KELAS II BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SYARIFAH SARAH FEBRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pasal 1 (10) Undang-undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan menyatakan penyelenggaraan pembinaan terhadap Anak binaan meliputi Pembinaan adalah kegiatan yang diselenggarakan untuk meningkatkan kualitas kepribadian dan kemandirian Narapidana dan Anak Binaan. Pasal 50 (1) menyatakan Lembaga Pembinaan Khusus Anak melakukan pembinaan terhadap anak binaan yaitu meliputi Pendidikan, pembinaan kepribadian, dan pembinaan kemandirian. Meskipun begitu pada kenyataannya LPKA kelas II Banda Aceh terdapat peningkatan terhadap anak binaan yang melakukan pengulangan tindak pidana. &#13;
&#13;
Penulisan skripsi ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana pembinaan dan apa saja yang menjadi faktor penghambat pembinaan terhadap anak binaan yang melakukan pengulangan tindak pidana dilembaga pemasyarakatan khusus anak kelas II Banda Aceh. &#13;
&#13;
Jenis penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris. Data primer diperoleh melalui penelitian lapangan dengan melakukan wawancara dengan responden dan informan. Data sekunder diperoleh melalui penelitian kepustakaan dengan membaca referensi atau literatur yang berkaitan dengan objek penelitian. &#13;
&#13;
Hasil dari penelitian dalam menjalankan pembinaan, anak yang melakukan pengulangan tindak pidana lebih ditekankan seperti dalam kegiatan keagamaan, namun kendala dalam membinaa anak binaan yang melakukan pengulangan tindak pidana terdapat faktor internal seperti mental dan psikologis dari anak binaan dan faktor external seperti fasilitas yang kurang memadai serta kurangnya dukungan dari lingkungan dan keluarga. &#13;
&#13;
Disarankan untuk kemenkumham dapat Menyusun peraturan perundang-undangan secara khusus terhadap anak binaan yang melakukan pengulangan tindak pidana dan LPKA kelas II Banda Aceh melakukan peningkatan dalam sarana maupun prasarana serta diharapkan keluarga memberikan dukungan.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>151933</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-21 15:31:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-21 15:37:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>