PENGARUH KEJUTAN SUHU TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP DAN TINGKAT KEBERHASILAN TRIPLOIDISASI IKAN SEURUKAN (OSTEOCHILUS VITTATUS) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH KEJUTAN SUHU TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP DAN TINGKAT KEBERHASILAN TRIPLOIDISASI IKAN SEURUKAN (OSTEOCHILUS VITTATUS)


Pengarang

Alfis Syahril - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1011102010035

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Budidaya Perairan (S1) / PDDIKTI : 54243

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Ikan seurukan (Osteochilus vittatus) merupakan ikan yang memiliki banyak keunggulan, namun ikan ini juga memiliki kelemahan yaitu pertumbuhannya yang lambat, sehingga triploidisasi dengan teknik kejutan suhu diharapkan dapat mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh suhu yang efektif untuk menghasilkan persentase kelangsungan hidup dan persentase keberhasilan triploidisasi terbaik pada ikan seurukan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimental, model Rancangan Acak Lengkap non-faktorial. Perlakuan yang diuji adalah kejutan suhu, yaitu suhu 4ºC, 6ºC, 28ºC (kontrol), 35ºC dan 37ºC dengan lama perendaman 90 detik setelah 3 menit fertilisasi dan masing-masing perlakuan diulang tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejutan suhu berpengaruh nyata (P0.05). Persentase kelangsungan hidup tertinggi penelitian ini pada perlakuan kontrol yaitu 84%, sedangkan persentase kelangsungan hidup tertinggi diantara perlakuan yang diberikan kejutan suhu yaitu pada perlakuan 4ºC (83%). Keberhasilan triploidisasi tertinggi penelitian ini pada perlakuan kejutan suhu 37ºC yaitu 86.67%. Hasil rata-rata berat ikan menunjukkan bahwa perlakuan dengan persentase keberhasilan triploidisasi tertinggi memiliki rata-rata berat ikan tertinggi dibandingkan perlakuan lainnya. Dengan demikian disimpulkan bahwa suhu 37ºC merupakan suhu yang direkomendasikan pada penelitian ini, karena memiliki persentase keberhasilan triploidisasi dan nilai kelangsungan hidup terbaik.

Kata kunci: Rekayasa genetika, Fertilitas, Derajat penetasan, Berat

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK