<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="151895">
 <titleInfo>
  <title>SINTESIS, KARAKTERISASI, DAN IMMOBILISASI NIKEL NANOPARTIKEL PADA FIBER GLASS MENGGUNAKAN EKSTRAK KULIT JERUK BALI (CITRUS MAXIMA) SEBAGAI REDUKTOR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Della Swandita</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Kimia</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan karakterisasi Nikel nanopartikel (Ni0). Garam nikel (ll) nitrat dicampurkan dengan larutan PVA direduksi oleh ekstrak kulit jeruk bali pada pH 12 membentuk koloid berupa nikel nanopartikel. Karakterisasi dengan mikroskop optik menunjukkan NiNPs yang menempel pada fiber glass yaitu sekitar 161,572 μm, tetapi ketebalan ini tidak secara menyeluruh. Hasil uji UV-Vis menunjukkan Panjang gelombang maksimum di sekitar 280-300 nm, yang mengindikasikan pembentukan nanopartikel nikel. Peningkatan intensitas serapan seiring waktu menunjukkan proses reduksi ion Ni²⁺ menjadi nanopartikel yang stabil. Kontrol menggunakan Ni(NO₃)₂ memperlihatkan pola serapan yang berbeda, mendukung peran ekstrak jeruk bali dalam sintesis nikel nanopartikel. Hasil uji FTIR didapatkan puncak pita serapan nikel nanopartikel yang tidak jauh berbeda dari PVA dan ekstrak kulit jeruk bali, menunjukkan keberadaan gugus O-H, C-H, C=O, C-O dan C-N, membuktikan peran keduanya sebagai stabilizing dan capping agent dalam sintesis nikel nanopartikel. Hasil analisis XRD menunjukkan spektrum pada puncak 43,9 dengan bidang (111) yang mengidentifikasi adanya nikel face ceter cubic. Hasil analsisis SEM pada NiNPs yang terimmobilisasi pada fiber glass menunjukkan bentuk NiNPs yang berbentuk tidak beraturan. Berdasarkan hasil uji AAS didapatkan kadar logam nikel sekitar 49, 1718 mg/L. Keberhasilan sintesis NiNPs dibuktikan dari hasil reduksi logam Cr6+ menjadi Cr3+ yang ditunjukkan dari tren penurunan konsentrasi seiring berjalannya waktu reduksi. Hasil ini juga menunjukkan efesiensi reduksi tertinggi yaitu 88% pada menit ke-120 yang diperkirakan telah mencapai keseimbangan. Selain itu, keberadaan logam nikel pada hasil sintesis dibuktikan juga dari hasil analisis XRF yaitu sebesar 2,06 % massa.&#13;
Kata kunci : NiNPs, Kulit Jeruk Bali, PVA, Efisiensi Reduksi, Fiber Glass</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>151895</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-21 11:30:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-21 11:33:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>