<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="151873">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH DENSITAS GULMA MENIRAN (PHYLLANTHUS NIRURI L.) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (GLYCINE MAX (L). MERILL)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Santi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Agroteknologi</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kehilangan hasil tanaman kedelai akibat persaingan dengan gulma salah satunya ditentukan oleh densitas gulma. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh densitas gulma meniran terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai. Penelitian ini telah dilaksanakan di University Farm Fakultas Pertanian dan Laboratorium Pengelolaan Gulma Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh dari bulan September sampai dengan November 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola non-faktorial dengan 7 perlakuan dan 5 kali ulangan, sehingga terdapat 35 unit percobaan dan setiap unit percobaan ada 5 polibag sehingga terdapat 175 percobaan. Densitas gulma terdiri dari 7 taraf yaitu D0 = 0 tanpa gulma, D1 = 1 gulma per tanaman, D2 = 2 gulma per tanaman, D3 = 3 gulma per tanaman, D4 = 4 gulma per tanaman, D5 = 5 gulma per tanaman dan D6 = 6 gulma per tanaman. Peubah yang diamati meliputi laju tinggi tanaman, jumlah bintil akar, bobot kering bintil akar, bobot brangkasan basah tanaman, bobot brangkasan kering tanaman, jumlah polong per tanaman, jumlah biji per tanaman, bobot 100 butir dan bobot biji per tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa densitas gulma meniran berpengaruh sangat  nyata terhadap jumlah polong per tanaman, jumlah biji per tanaman, bobot 100 butir dan bobot biji per tanaman dan berpengaruh nyata terhadap jumlah bintil akar umur 42 HST, bobot brangkasan basah tanaman umur 42 HST dan brangkasan kering tanaman umur 42 HST. Densitas gulma meniran sebanyak 2 sampai 6 gulma per tanaman dapat menurunkan jumlah biji per tanaman, bobot 100 butir dan bobot biji per tanaman.&#13;
&#13;
Kata kunci : Densitas, gulma, kedelai, persaingan gulma.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>WEEDS - CONTROL - AGRICULTURE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SOYBEANS - FIELD CROP</topic>
 </subject>
 <classification>633.34</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>151873</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-21 10:20:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-21 10:49:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>