<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="151745">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENGETAHUAN SIKAP DAN PERILAKU PASIEN TERHADAP RISIKO RADIASI PADA PEMERIKSAAN RADIOLOGIS DI RUMAH SAKIT DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NADYA PURNAMA RACHMA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Secara umum, radiasi bersifat pengion dan non-pengion. Dampak radiasi pengion terhadap sel atau jaringan terjadi baik secara langsung maupun tidak langsung. Faktanya, sebagian besar pasien tidak memiliki pengetahuan yang memadai tentang hubungan antara radiasi dan efek negatif yang mungkin terjadi, sehingga beberapa beberapa orang menolak atau menjalani pemeriksaan dengan rasa khawatir jika pencitraan medis melibatkan radiasi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis tingkat pengetahuan masyarakat,sikap dan perilaku masyarakat mengenai risiko radiasi pada pemeriksaan radiologis di Rumah Sakit Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2024. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien rawat jalan yang melakukan pemeriksaan radiologi dengan radiasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan non-probability sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang. Data dianalisis menggunakan rumus skor persentase untuk pengetahuan dan rumus nilai rata-rata untuk sikap dan perilaku serta chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki tingkat pengetahuan sedang, responden memiliki sikap mendukung pemeriksaan dan perilaku yang setuju melakukan pemeriksaan, serta tidak terdapat hubungan signikan antara pengetahuan terhadap sikap pasien (p = 0,614), pengetahuan terhadap perilaku pasien (p = 0,195)  serta sikap terhadap perilaku (p = 0,657) mengenai risiko radiasi pada pemeriksaan radiologis. Untuk mengatasi ketidakkonsistenan sikap pasien, diperlukan media edukasi yang informatif dan menarik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>151745</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-20 11:22:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-20 11:41:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>