Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
FAKTOR-FAKTOR RESIKO YANG MEMPENGARUHI KINERJA WAKTU PELAKSANAAN KONSTRUKSI GEDUNG SECARA SWAKELOLA (STUDI KASUS PROYEK PENGEMBANGAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DI PROVINSI ACEH)
Pengarang
Rusmansyah - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1009200060047
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S2) / PDDIKTI : 22101
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Prog. Studi Magister Teknik Sipil., 2012
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Proyek konstruksi memiliki sejumlah resiko yang bervariatif, terutama pada proyek swakelola dengan melibatkan banyak pihak, dan memakai berbagai macam sumberdaya, serta menghadapi banyak masalah ketidakpastian dan resiko, jika terjadi dapat mengurangi kergian waktu yang dapat menjadikan proyek tertunda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor resiko yang mempengaruhi kinerja waktu pelaksanaan konstruksi gedung secara swakelola pada proyek pengembangan Sekolah Mengengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Aceh Proses didalam manajemen risiko proyek adalah identifikasi faktor-faktor resiko, analisa resiko, evaluasi resiko, dan tindakan mengelola resiko. Penelitian untuk mengetahui faktor-faktor resiko dilakukan secara kualitatif, dengan menganalisa data persepsi yang didapat dari kuesioner dengan responden pemilik proyek, tim pelaksana dan tin perencana/pengawas proyek pengembangan SMK di Provinsi Aceh tahun anggaran 2009 sampai dengan 20Il. Analisa data diolah dengan statistik deskriptif, Analytical Hierarchy Process (AHP), dan analisa level risiko, untuk mendapatkan rangking faktor. Korelasi nonparametris dilakukan dengan korelasi Spearman. Hasil analisa data menunjukkan ada tujuh faktor risiko utama yang berpengaruh terhadap kinerja waktu pelaksanaan konstruksi gedung secara swakelola pada proyek pengembangan SMK di Aceh, yaitu ; kemampuan dan kecakapan pelaksana, rangking 1 (14.168%; Singkatnya waktu pekerjaan, rangking 2(13.562%); Manajemen proyek yang kurang pengalaman, rangking 3 (12.529% ; Perpajakan, rangking 4 (11.230%); Gangguan caca, rangking 5 (11.046%); Tenaga kerja dan produktifitas peralatan, rangking 6 (11.039%); dan Perkiraan Bill of Quantity yang kurang akurat, rangking 7 (10.314%). Dari analisa korelasi nonparametris didapat bahwa faktor risiko berkorclasi dengan kinerja waktu yang dapat menurunkan kinerja waktu proyek
Kata kunci : Faktor-Faktor Resiko, Kinerja Waktu, dan Provek Swakelola
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR RISIKO YANGRNMEMPENGARUHI BIAYA PELAKSANAAN PROYEKKONSTRUKSI GEDUNG BAGI PERUSAHAANRNKONTRAKTOR DI PROVINSI ACEH (IKHLAS KURNIAWAN, 2022)
FAKTOR-FAKTOR PERTIMBANGAN PENERAPAN TEKNOLOGI PRECAST TERHADAP KINERJA PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DI KOTA BANDA ACEH (Rusli Z, 2017)
FAKTOR-FAKTOR PENERAPAN LEAN CONSTRUCTION PADA PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DI KOTA BANDA ACEH (Zulhelmi Andika, 2022)
PENGARUH FAKTOR-FAKTOR RISIKO WAKTU TERHADAP BIAYA PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DI PROVINSI ACEH (MUHAMMAD TAUFIK, 2018)
ANALISIS RISIKO PADA PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DI PROVINSI ACEH MENGGUNAKAN METODE FUZZY TOPSIS (Tri Yolanda Ariska, 2023)