<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="151735">
 <titleInfo>
  <title>FAKTOR-FAKTOR  RESIKO YANG MEMPENGARUHI KINERJA WAKTU PELAKSANAAN KONSTRUKSI GEDUNG SECARA SWAKELOLA  (STUDI KASUS PROYEK PENGEMBANGAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DI PROVINSI ACEH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rusmansyah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Magister Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Proyek  konstruksi memiliki  sejumlah  resiko yang bervariatif, terutama  pada  proyek  swakelola   dengan   melibatkan    banyak   pihak,   dan   memakai  berbagai   macam sumberdaya,   serta   menghadapi  banyak  masalah  ketidakpastian   dan   resiko,  jika terjadi  dapat  mengurangi  kergian waktu yang dapat  menjadikan proyek  tertunda. Tujuan   dari   penelitian   ini   adalah  untuk   mengetahui   faktor-faktor  resiko  yang mempengaruhi  kinerja waktu pelaksanaan  konstruksi  gedung secara swakelola pada proyek   pengembangan  Sekolah   Mengengah  Kejuruan  (SMK)   di  Provinsi  Aceh Proses  didalam   manajemen  risiko  proyek   adalah  identifikasi  faktor-faktor resiko, analisa  resiko,  evaluasi   resiko,  dan  tindakan  mengelola  resiko.   Penelitian   untuk mengetahui  faktor-faktor  resiko  dilakukan  secara kualitatif,  dengan   menganalisa data persepsi yang  didapat  dari  kuesioner dengan  responden pemilik  proyek, tim pelaksana dan tin perencana/pengawas  proyek  pengembangan  SMK  di  Provinsi Aceh  tahun anggaran 2009 sampai dengan  20Il.   Analisa  data diolah dengan statistik deskriptif,  Analytical  Hierarchy Process (AHP),  dan  analisa  level  risiko,    untuk mendapatkan  rangking  faktor.   Korelasi  nonparametris  dilakukan   dengan  korelasi Spearman.   Hasil  analisa  data menunjukkan   ada tujuh   faktor  risiko  utama  yang berpengaruh   terhadap   kinerja   waktu    pelaksanaan    konstruksi    gedung    secara swakelola  pada proyek   pengembangan   SMK di  Aceh,  yaitu ;  kemampuan dan kecakapan  pelaksana, rangking  1   (14.168%;  Singkatnya  waktu  pekerjaan,  rangking  2(13.562%);    Manajemen proyek  yang kurang pengalaman,  rangking 3 (12.529%  ;  Perpajakan, rangking 4 (11.230%);  Gangguan  caca, rangking  5  (11.046%); Tenaga kerja dan  produktifitas  peralatan,   rangking   6  (11.039%);  dan   Perkiraan  Bill of Quantity  yang   kurang   akurat,   rangking  7  (10.314%).   Dari   analisa   korelasi nonparametris didapat  bahwa  faktor  risiko berkorclasi  dengan  kinerja waktu  yang dapat menurunkan  kinerja  waktu proyek&#13;
&#13;
&#13;
Kata  kunci   :  Faktor-Faktor Resiko, Kinerja Waktu,   dan Provek Swakelola&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>151735</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-20 11:04:52</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-20 11:04:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>