<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="151705">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN SIKAP DENGAN KECEMASAN PENDAMPING PASIEN EPILEPSI DI POLIKLINIK SARAF RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dewi Purnama Sari Ismy</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Latar Belakang: Epilepsi adalah gangguan neurologis yang ditandai dengan kejang tak terduga, yang tidak hanya memengaruhi kualitas hidup pasien tetapi juga keluarga atau pendampingnya akibat dampak fisik, kognitif, dan psikososial yang ditimbulkan. Pendamping pasien sering mengalami masalah psikologis seperti kecemasan, depresi, dan stres, yang mungkin berkorelasi dengan sikap mereka terhadap epilepsi. &#13;
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara sikap dan kecemasan pada pendamping pasien epilepsi di Poliklinik Saraf RSUD Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh.&#13;
Metode: Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan desain cross-sectional. Subjek penelitian dipilih menggunakan metode simple random sampling pada pendamping pasien epilepsi di Poliklinik Saraf RSUD Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh selama periode Juni hingga Juli 2024. Sikap pendamping dinilai menggunakan Public Attitude Toward Epilepsy (PATE), sementara tingkat kecemasan dinilai menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS).&#13;
Hasil: Sebanyak 43 subjek memenuhi kriteria penelitian, dengan mayoritas pendamping menunjukkan sikap positif (65,1%) dan tingkat kecemasan sedang (46,5%). Pendamping dengan sikap positif lebih cenderung memiliki kecemasan sedang (42,9%), sedangkan pendamping dengan sikap negatif lebih banyak mengalami kecemasan sedang (80,0%). Namun, hubungan antara sikap dan kecemasan tidak signifikan secara statistik (p = 0,87, r = -0,026).&#13;
Diskusi: Pendamping dengan sikap positif cenderung memiliki kecemasan lebih rendah karena mampu menghadapi tantangan, memahami kondisi pasien, memiliki pengetahuan yang cukup tentang epilepsi, serta mendapatkan dukungan sosial dan keluarga. Sebaliknya, sikap negatif pada pendamping sering kali meningkatkan kecemasan akibat kesulitan menghadapi tanggung jawab, stigma sosial, kekhawatiran terhadap kondisi pasien, dan kurangnya pengetahuan, yang memperberat beban mental.&#13;
Kata Kunci: epilepsi, pendamping pasien epilepsi, sikap, kecemasan&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ANXIETY DISORDERS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>EPILEPSY - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.853</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>151705</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-20 09:22:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-20 10:15:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>