<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="151665">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN POLA MAKAN DENGAN PREMENSTRUAL SYNDROME (PMS) PADA REMAJA PUTRI TINGKAT MADRASAH ALIYAH DI ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FANI AZARI CIBRO</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Pendidikan Sejarah</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Masalah gangguan saat menstruasi yang paling sering dialami oleh Wanita adalah&#13;
Premenstrual Syndrome, pada Remaja Putri premenstrual syndrome dapat&#13;
mengakibatkan gangguan gejala fisik dan psikologis pada saat menstruasi. Salah&#13;
satu faktor yang dapat memperparah gejala premenstrual syndrome adalah pola&#13;
makan, pola makan yang kurang baik seperti frekuensi makan atau makan kurang&#13;
dari 3 kali sehari, dapat meningkatkan gejala premenstrual syndrome 3x lebih&#13;
tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran frekuensi pola makan&#13;
dengan gejala premenstrual syndrome pada remaja putri tingkat Madrasah Aliyah&#13;
di Aceh Besar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional&#13;
study. Populasi penelitian ini adalah remaja putri tingkat Madrasah Aliyah di Aceh&#13;
Besar dengan jumlah sampel sebanyak 96 responden dari total populasi 126&#13;
responden. Penelitian ini menggunakan kuesioner Food Frequency Questionnaire&#13;
(FFQ) sebagai alat ukur variabel frekuensi makan, dan Shortened Premenstrual&#13;
Assesment From (SPAF) sebagai alat ukur Premenstrual Syndrome. Hasil Analisa&#13;
univariat menunjukkan terdapat hasil 42 responden (43,8) mengalami PMS kategori&#13;
berat. Hasil frekuensi pola makan setiap hari, minggu dan bulan, dari sumber&#13;
makanan karbohidrat, protein hewani, protein nabati, serat, buah dan minyak.&#13;
Khususnya remaja putri agar dapat lebih memperhatikan kembali pola makan yang&#13;
baik dan sehat</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PRAMENSTRUAL SYNDROME - GYNECOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>EATING - HUMAN PHYSIOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>618.172</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>151665</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-19 14:56:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-12 15:50:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>