HUBUNGAN ANTARA KESEHATAN MENTAL DENGAN IDE BUNUH DIRI PADA MAHASISWA UNIVERSITAS SYIAH KUALA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN ANTARA KESEHATAN MENTAL DENGAN IDE BUNUH DIRI PADA MAHASISWA UNIVERSITAS SYIAH KUALA


Pengarang

Tasya Triananda - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Wida Yulia Viridanda - 198307252010052101 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2007101130091

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Psikologi (S1) / PDDIKTI : 73201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Psikologi., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Angka kematian akibat bunuh diri di Indonesia mencapai 7.658 kasus pada tahun 2023, menempatkannya sebagai penyebab kematian ke-16 tertinggi, dengan bunuh diri di kalangan mahasiswa menjadi penyebab kematian kedua tertinggi. Masalah akademis, seperti rutinitas perkuliahan, relasi hubungan pertemanan, dosen, dan juga gangguan kesehatan mental seperti kelelahan dan gangguan emosi menjadi pemicu munculnya ide bunuh diri pada mahasiswa. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kesehatan mental dengan ide bunuh diri pada mahasiswa Universitas Syiah Kuala, yang diajukan dengan menggunakan metode kuantitatif dengan jenis korelasional. Sebanyak 417 mahasiswa Universitas Syiah Kuala dipilih dengan teknik proportioned stratified random sampling terlibat sebagai sampel penelitian dan telah berpartisipasi aktif mengisi instrument penelitian berupa alat ukur Suicide Ideation Scale (SIS) dan alat ukur Mental Health Inventory-18 (MHI-18). Hasil analisis data diperoleh nila sebesar p=0.001, r=-0.779, yang diartikan bahwa terdapat hubungan negatif antara kesehatan mental dengan ide bunuh diri. Selain itu, juga bisa dijelaskan bahwa semakin tinggi (baik) Kesehatan mental maka semakin rendah ide bunuh diri pada mahasiswa, dan sebaliknya.

The number of deaths from suicide in Indonesia reached 7,658 cases in 2023, ranking it as the 16th highest cause of death, with suicide among students being the second highest cause of death. Academic problems, such as college routines, relationships with friends, lecturers, and also mental health problems such as fatigue and emotional disorders triggered the emergence of suicidal ideation among students. The purpose of this study was to determine the relationship between mental health and suicidal ideation among students at Syiah Kuala University, which was proposed using a quantitative method with a correlational type. A total of 417 students of Syiah Kuala University were selected by proportioned stratified random sampling involved as research samples and had actively participated in filling out research instruments in the form of the Suicide Ideation Scale (SIS) measuring instrument and the Mental Health Inventory-18 (MHI-18) measuring instrument. The results of data analysis obtained a value of p = 0.001, r = -0.779, which means that there was a negative relationship between mental health and suicidal ideation. In addition, it can also be explained that the higher (better) mental health, the lower the suicidal ideation in students, and vice versa.

Citation



    SERVICES DESK