<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="151619">
 <titleInfo>
  <title>KESIAPSIAGAAN BENCANA PADA SISWA SMA NEGERI 12 BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>KHALIL AL-WAZIR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kesiapsiagaan bencana merupakan suatu tindakan untuk mengurangi risiko &#13;
dampak dari bencana. Kesiapsiagaan bencana di sekolah dibutuhkan untuk &#13;
meningkatkan keterampilan dalam mengurangi risiko bencana. Siswa yang &#13;
tidak siap menghadapi bencana memiliki risiko yang lebih tinggi untuk &#13;
mengalami cedera bahkan kehilangan nyawa. Tujuan penelitian ini yaitu &#13;
untuk mengetahui gambaran kesiapsiagaan bencana pada siswa SMA Negeri &#13;
12 Banda Aceh. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan pendekatan&#13;
deskriptif study. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 12 &#13;
kelas XI dan XII berjumlah 313 siswa dengan jumlah sampel 190 yang &#13;
diambil melalui teknik simple random sampling. Kuesioner yang digunakan&#13;
diadopsi dari LIPI-UNESCO/ISDR, 2006. Analisa data menggunakan &#13;
distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan kesiapsiagaan bencana &#13;
berada pada katagori siap 53,7%. Pengetahuan berada pada katagori sangat &#13;
siap 44,7%, Rencana tanggap darurat berada pada katagori siap 23,7%, &#13;
peringatan dini berada pada katagori siap 44,2%, dan mobilisasi sumber daya &#13;
berada pada katagori siap 32,6%. Kesiapsiagaan siswa di sekolah menjadi hal&#13;
penting yang harus dimiliki untuk mengurangi risiko bencana. Diharapkan &#13;
sekolah dapat menfasilitasi informasi secara luas kepada siswa serta &#13;
berkolaborasi dengan badan penganggulan bencana dalam meningkatkan &#13;
kesiapsiagaan bencana pada siswa dan menyelenggarakan pelatihan &#13;
kesiapsiagaan bencana secara berkala.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>151619</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-19 11:56:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-19 12:01:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>