<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="151559">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PERENDAMAN LIMBAH IKAN TONGKOL (EUTHYNNUS AFFINIS) DALAM CUKA AREN TERHADAP  JUMLAH BAKTERI ESCHERICHIA COLI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Efi Yunita</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ikan tongkol (Euthynnus affinis) merupakan salah satu komoditas perikanan tangkap dengan produksi tertinggi di indonesia. Banyaknya produksi ikan tongkol disertai dengan banyaknya limbah ikan yang terbuang. Limbah ikan menghasilkan bau busuk, sangat merusak estetika dan berpotensi mengganggu kesehatan.  Salah satu bakteri yang dapat tumbuh dan menyebabkan kontaminasi pada bahan pangan adalah Escherichia coli. Jika jumlah E. coli pada bahan pangan melebihi ambang batas yang ditetapkan oleh Standar Nasional Indonesia, yaitu 1 X 103 CFU/g (SNI 7388-2009) dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti diare dan infeksi saluran pencernaan dan adapun salah satu upaya untuk menghambat pertumbuhan mikroba yaitu dengan menggunakan cuka aren. Cuka aren berasal dari pohon aren yang merupakan bahan pengawet alami. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen laboratorium dengan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 pengulangan. Limbah ikan tongkol diberikan perlakuan perendaman dalam larutan cuka aren dengan variasi konsentrasi sebesar 0%, 2,5%, dan 5%. Cemaran bakteri E. coli tertinggi terdapat pada perlakuan P1 tanpa penggunaan cuka aren 0% sebesar 4.23 Log CFU/g, dan nilai rataan cemaran paling rendah pada perlakuan 3 dengan menggunakan cuka aren dengan konsentrasi 5% sebesar 2.54 Log CFU/g. Hasil uji statistik dapat disimpulkan bahwa cemaran mikroba pada limbah ikan tongkol menunjukan terdapat perbedaan sangat nyata (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ESCHERICHIA</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>BACTERIA - MEDICAL MICROBIOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>616.920 1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>151559</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-18 17:32:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-05-07 16:21:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>