PEMBINAAN GURU HONOR DAERAH PADA SEKOLAH MENENGAH UMUM NEGERI DI KABUPATEN BIREUEN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PEMBINAAN GURU HONOR DAERAH PADA SEKOLAH MENENGAH UMUM NEGERI DI KABUPATEN BIREUEN


Pengarang

Mahdi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0092050198

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Manajemen (S2) / PDDIKTI : 61101

Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Magister Manajemen., 2004

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Salah satu strategi yang dilaksanakan oleh pemerintah untuk menanggulangi kekurangan tenaga guru pada semua jenis dan jenjang pendidikan adalah dengan mengangkat guru honor Khususnya untuk Nangroe Aceh Darussalam pada tahun 2003 telah diangkat 7000 orang tenaga guru kontrak, namun masih banyak guru honor daerah yang belum diangkat atau di-SK-kan menjadi guru kontrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan tentang pembinaan guru honor daerah pada Sekolah Menengah Umurm Negeri di Kabupaten Bireuen . Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatf yang bertujuan untuk memperoleh data tentang kondisi guru honor daerah khususnya pada SMU Negeri di Kabupaten Bireuen Subjek penelitian terdiri atas kepala Dinas Pendidikan, para Kepala Sekolah, dan guru honor daerah pada SMU Negeri di Kabupaten bireuen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan terhadap guru honor daerah belum dilaksanakan secara optimal, terutama terhadap pembinaan karir Pembinaan yang dilakukan selama ini hanya pada proses pembelejarannya saja dan belum difokuskan pada pengembangan kemampuan profesionalnya. Namun demikian, para kepala sekolah khususnya sekolah menengah umum negeri di Kabupaten Bireuen telah melakukan pengawasan terhadap liners guru honor daerah sesuai dan memenuhi kriteria yang diharapkan. Dalam melaksanakan pengawasan masih ditemukan berbagai kendala.
Kendala - kendala tersebut adalah terbatasnya waktu untuk melakukan pengawasan, tidak adanya wadah khusus untuk pembinaan guru honor, dan kurang tanggapnya pihak atasan terhadap tindaklanjut hasil temuan di lapangan.



Kata kunci : Guru honor daerah, Pembinaan karir, profesionalisme, dan pengawasan

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK