<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="151523">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS  INFLASI DI NANGGROE  ACEH DARUSSALAM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Noerlina Azmy</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Magister Sains</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan penelitian ini  adalah untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh jumlah uang beredar,  pengeluaran pemerintah, dan  suku  bunga  terhadap tingkat inflasi di Naggroe Aceh Darussalam    Dalam    Analisisnya   digunakan  analisis regresi  linear    bergannda  (Multiple  Regression)&#13;
          Penelitian ini menggunakan  data time series  dimulai dari tahun  1980 sampai dengan 2006.  Jenis   data adalah   data  sekunder yang  diperoleh darani Bad Pusat Statistik. Badan Koordinasi  Penanaman Modal  Daerah (BPKMD, Bank lndonesia, dan instansi  terkaitnya dengan penelitian ini.  Data  dianalisis dengan pendekatan OLS (Ordinary Least Square).&#13;
          Hasil estimas menunjukkan hasil  yang memuaskan. Hal  ini terlihat baik dari pengujian secara universal maupun secara partial,dimana semua variabel   bebas dalam  penelitian ini berpengaruh  signifikan terhadap   inflasi .  Berdasarkana hasil  estimasi   vatabel jumlah  yang beredar   dan  pengeluaran pemerintah berpengaruh positf  dan   signifikan serta  suku bunga berpengaruh negatif dan juga signifikan terhadap inflasi .  Berdasarkan hasil  estimasi diperolel koefisien  determinasi (R2)  ebsar 0,6878   yang  artiry   68,78 %   variasi variabel  inflasi dapat   dijelaskan oleh   variabel  jumlah uang  beredar,  pengeluaran pemerintah dan suku bunga  sebesar  68,78 persen dan sisanya sebesar 31,22%   dijelaskan oleh  variabel  lainnya yang tidak termasuk  dalam  penelitian ini.&#13;
          Dalam menurunkan inaflasi di  Nanggroe Aceh Darussalam maka pemerintah daerah dapat melakukan dengan cara menaikkan tingkat produksi, menurunkan tingkat  upah dan melakukan pengawasan terhadap kenaikan harga kebutuhan pokok.&#13;
&#13;
Kata kunci  :   Inaflasi, Suku Bunga,  Jumlah Uang Beredar dan Pengeluaran Pemerintah.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ECONOMIC GROWTH</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>INFLATION (ECONOMICS)</topic>
 </subject>
 <classification>332.41</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>151523</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-18 13:44:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-19 11:31:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>