<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="151513">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN MAKROSKOPIS DAN MIKROSKOPIS LIMPA DAN HATI MENCIT PASCA PEMBERIAN TANAMAN HERBAL SEBAGAI IMUNOSTIMULAN ALTERNATIF</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Uswah Zilhaya</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Magister Biologi</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tumbuhan jahe (Zingiber officinale Rosc.), kunyit (Curcuma longa L.), serai (Cymbopogon citratus (DC) Stapf.), dan jintan hitam (Nigella sativa L.) mengandung metabolit sekunder berupa alkaloid, terpenoid, flavonoid, fenolik, dan tanin yang memiliki kemampuan sebagai imunostimulan, antiinflamasi, dan antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kandungan metabolit sekunder ekstrak tanaman herbal (rimpang jahe (Zingiber officinale Rosc.), kunyit (Curcuma longa L.), pelepah serai (Cymbopogon citratus (DC) Stapf.), dan jintan hitam (Nigella sativa L.)) sebagai imunostimulan alternatif yang selanjutnya akan disingkat JKSJ melalui pengamatan makroskopis dan mikroskopis organ limpa dan hati, serta evaluasi jumlah sel mast pada limpa mencit (Mus musculus L.) setelah diinduksi bakteri Staphylococcus aureus L. secara in vivo. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) berupa 6 perlakuan dan 5 ulangan serta terdiri dari kontrol negatif dengan pemberian akuades, kontrol positif dengan pemberian suplemen stimuno (Imboost Force 0,975 mg/kgBB), pemberian JKSJ dengan dosis 150 mg/kgBB, 300 mg/kgBB, 450 mg/kgBB, 600 mg/kgBB selama 14 hari. Organ limpa dan hati mencit diamati perubahan warna, berat dan panjangnya kemudian dibuat menjadi preparat histologis, serta dilakukan pewarnaan Hematoksilin dan eosin. Pengamatan yang dilakukan berupa degenerasi, nekrosis, inflamasi, hiperemi dan hemoragi pada hati dan histomorfometri limpa berupa pelebaran trabekula, diameter serta luas pulpa putih dan sentral germinal. Preparat histologis limpa juga diberi pewarnaan Toluidine blue untuk melihat sel mast. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA dengan taraf signifikan 5% dan dilanjutkan dengan uji berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan pemberian JKSJ berpengaruh nyata (sig &lt; 0,05) terhadap berat organ limpa, menyebabkan perubahan warna organ hati dan limpa. Terjadiya peningkatan nekrosis, degenerasi, hiperemi dan hemoragi, tetapi penurunan inflamasi pada hati. Terjadinya pelebaran trabekula, diameter dan luas pulpa putih. Selain itu, terjadi peningkatan jumlah sel mast, meskipun tidak signifikan. Dosis JKSJ yang baik dan aman dalam meningkatkan sistem imun adalah 150 mg/kgBB .&#13;
&#13;
Kata kunci: Cymbopogon citratus (DC) Stapf., Curcuma longa L., hati, GC-MS, imunostimulan, limpa, Nigella sativa L., sel mast, Zingiber officinale Rosc.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>151513</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-18 12:09:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-18 12:11:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>