<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="151505">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KEBERLANJUTAN PROGRAM KAWASAN RUMAH PANGAN LESTARI (KRPL) DAN HUBUNGANNYA DENGAN POLA PANGAN HARAPAN (PPH) DI KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ida Laila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian	Agribisnis (S2)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) merupakan salah satu inisiatif yang dirancang oleh pemerintah Indonesia untuk meningkatkan ketahanan pangan di tingkat rumah tangga, khususnya melalui pemanfaatan lahan pekarangan. Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan sumber daya lokal guna mendukung diversifikasi pangan serta meningkatkan pendapatan petani di pedesaan. Di Kabupaten Aceh Besar, KRPL telah berjalan selama lebih dari satu dekade, namun keberlanjutan program ini sering kali tergantung pada dukungan pemerintah.  &#13;
Penelitian ini berupaya mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan program KRPL dan bagaimana kontribusi program KRPL terhadap pencapaian Pola Pangan Harapan (PPH) di Aceh Besar. Penelitian ini mengajukan dua pertanyaan utama: pertama, faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi keberlanjutan KRPL dan kedua, bagaimana KRPL berkontribusi terhadap pencapaian Pola Pangan Harapan (PPH). Untuk menjawab pertanyaan ini, penelitian menggunakan metode pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Untuk tujuan pertama dianalisis menggunakan analisis model regresi logistik atau model logit dan tujuan kedua dilakukan secara deskriptif. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Wald dan koefisien regresi logistik untuk masing-masing variabel menunjukkan bahwa peningkatan satu satuan dalam pengetahuan, sikap, keterampilan, akses pasar, dan dukungan kebijakan meningkatkan peluang keberlanjutan program bagi peserta aktif. Dengan nilai Wald yang signifikan, setiap variabel memiliki peran penting dalam mendukung keberlanjutan program, di mana peningkatan pengetahuan meningkatkan peluang keberlanjutan sebesar 1,243 kali, peningkatan sikap sebesar 0,324 kali, peningkatan keterampilan sebesar 1,759 kali, peningkatan akses pasar sebesar 0,189 kali, dan peningkatan dukungan kebijakan sebesar 0,142 kali. Program KRPL berkontribusi “sering” dalam mendukung pencapaian Pola Pangan Harapan (PPH) dengan skor rata-rata 3,74. Program ini meningkatkan konsumsi pangan bergizi, namun keberagaman konsumsi buah-buahan dan gizi keluarga masih perlu ditingkatkan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>151505</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-18 11:55:11</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-18 11:58:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>